Catatan Apik De Gea pada Awal Musim 2017-2018

Kompas.com - 03/09/2017, 09:25 WIB
Kiper Manchester United, David de Gea, bergembira usai rekan setimnya, Anthony Martial, mencetak gol ke gawang Everton dalam laga semifinal Piala FA di Stadion Wembley, Sabtu (23/4/2016). BEN STANSALL/AFPKiper Manchester United, David de Gea, bergembira usai rekan setimnya, Anthony Martial, mencetak gol ke gawang Everton dalam laga semifinal Piala FA di Stadion Wembley, Sabtu (23/4/2016).
|
EditorEris Eka Jaya

KOMPAS.com - Kiper Manchester United dan tim nasional Spanyol, David De Gea, memiliki rapor mengilap pada awal 2017-2018. Untuk kali pertama, dia sukses menjaga gawangnya tetap bersih dalam empat laga awal.

Manchester United memang belum bertemu dengan lawan sepadan pada awal Liga Inggris 2017-2018.

Setan Merah baru berjumpa West Ham United, Swansea City, dan Leicester City.

Dari tiga pertandingan tersebut, total Man United sukses mencetak 10 gol tanpa pernah berhasil dibobol lawan.

De Gea pun seakan tidak terlalu sibuk untuk mengamankan gawangnya dari ancaman lawan.

Total, ia "hanya" melakukan lima penyelamatan dari tiga pertandingan tersebut atau 1,66 per laga.

Ujian berat pertama De Gea pada awal musim ini hadir saat dirinya membela timnas Spanyol dalam lanjutan laga Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2018 kontra Italia di Stadion Santiago Bernabeu, Sabtu (2/9/2017) atau Minggu dini hari WIB.

Pada pertandingan yang dimenangi Spanyol dengan skor 3-0 itu, De Gea juga terlihat lebih sibuk untuk mengamankan gawangnya dari ancaman lawan jika dibandingkan tiga pertandingan sebelumnya.

Meski Spanyol menguasai pertandingan dan memiliki peluang lebih banyak dari Italia, De Gea juga tetap sibuk dengan melakukan empat penyelamatan yang dua di antaranya dilakukan secara gemilang.

Penampilan gemilang De Gea pada awal 2017-2018 ini bisa menjadi modal penting bagi Man United dan Spanyol.

Pasalnya, sejak pertama kali bergabung dengan Man United pada awal 2011-2012, De Gea sering kali gagal mengawali musim dengan catatan clean sheet atau setidaknya mempertahankan gawangnya tidak kebobolan dalam dua laga perdana.

Rekor clean sheet ini juga dipercaya bakal terus bertambah jika De Gea tetap terpilih sebagai kiper utama dalam beberapa laga berikutnya.

Setelah laga kontra Italia, Spanyol "hanya" akan menghadapi tim lemah, seperti Liechtenstein, pada Selasa (5/9/2017) atau Rabu dini hari WIB.

Di level klub, Man United akan melawat ke Stadion Bet365 menghadapi Stoke City, Sabtu (9/9/2017).



Sumber BolaSport
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X