SEA Games 2017, Indonesia Harus Manfaatkan Celah Menit "Neraka" Malaysia

Kompas.com - 26/08/2017, 09:52 WIB
Sejumlah pemain Timnas U-22 Indonesia melakukan selebrasi usai kembali membobol gawang Timnas U-22 Kamboja pada laga terakhir penyisihan grup B SEA Games XXIX Kuala Lumpur di Stadion Shah Alam, Selangor, Malaysia, Kamis (24/8/2017). Timnas Indonesia menang dengan skor 2-0 sekaligus memastikan lolos ke babak semi final. ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWANSejumlah pemain Timnas U-22 Indonesia melakukan selebrasi usai kembali membobol gawang Timnas U-22 Kamboja pada laga terakhir penyisihan grup B SEA Games XXIX Kuala Lumpur di Stadion Shah Alam, Selangor, Malaysia, Kamis (24/8/2017). Timnas Indonesia menang dengan skor 2-0 sekaligus memastikan lolos ke babak semi final.
EditorAloysius Gonsaga AE

KOMPAS.com - Timnas U-22 Indonesia akan menemui ujian selanjutnya dalam laga semifinal SEA Games 2017 kontra tuan rumah Malaysia di Stadion Shah Alam, Sabtu (26/8/2017).

Malaysia melaju ke babak empat besar dengan meraih kemenangan dalam seluruh pertandingan Grup A. Mereka menaklukkan Brunei Darussalam (2-1), Singapura (2-1), Myanmar (3-1) dan Laos (3-1).

Baca Juga: 40 Tahun, 16 Duel Indonesia Vs Malaysia di SEA Games

Namun, Thanabalan Nadarajah cs selalu kebobolan. Artinya, ada celah bagi Indonesia untuk menggetarkan jala Malaysia.

Lalu, kapan saat yang paling tepat untuk menghajar Malaysia?

Rupanya, ada kurun waktu tertentu yang menjadi menit neraka bagi tuan rumah. 15 menit awal pertandingan dan 15 akhir babak pertama serta kedua merupakan momen yang bisa diekploitasi.

Saat menghadapi Brunei, Malaysia dijebol oleh Mohamed Zulkhairy pada menit ke-12. Kemudian, Harimau Muda dibobol pemain Singapura, Amiruldin Asraf pada menit ke-38.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca Juga: Debut di SEA Games, Timnas Kalahkan Malaysia di Kuala Lumpur

Lalu, Myanmar menyusul jejak Brunei dan Singapura dengan mengemas gol melalui Thain Paing pada menit ke-85. Tak mau ketinggalan, Laos pun ikut memaksa kiper Malaysia memungut bola pada menit ke-32 lewat lesakan Phanthavong Thanin.

Statistik tersebut menunjukkan bahwa Malaysia kurang siap pada awal pertandingan dan seperti kehabisan bensin pada pengujung babak pertama serta kedua.

Uniknya, lima dari tujuh gol Indonesia tercipta pada menit yang merupakan malapetaka bagi Malaysia. Cuma dua kali Indonesia mengukir gol dalam periode tengah per babak, yakni saat menggelontorkan gol ke gawang Timor Leste (Marinus Wanewar 22') dan Kamboja (Febri Hariyadi 69').

Sisanya menit neraka untuk Malaysia adalah menit surga untuk Indonesia. Ketika bertarung melawan Thailand, Septian David Maulana menyamakan kedudukan via penalti pada menit ke-60.

Halaman:
Baca tentang


Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X