Kompas.com - 26/08/2017, 07:11 WIB
Pelatih Persegres Gresik United Hanafi (kanan) dan Komarudin, sebelum pertandingan melawan Bhayangkara FC. KOMPAS.com / HamzahPelatih Persegres Gresik United Hanafi (kanan) dan Komarudin, sebelum pertandingan melawan Bhayangkara FC.
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

GRESIK, KOMPAS.com – Di tengah situasi kurang kondusif yang tengah dialami, Persegres Gresik United tetap optimistis akan mampu mengimbangi Bhayangkara FC, dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Petrokimia, Gresik, Sabtu (25/8/2017) malam.

Keyakinan itu muncul lantaran tim Laskar Joko Samudro mengaku mampu mempersulit permainan Bhayangkara FC dalam pertemuan sebelumnya di putaran pertama. Meski, saat itu, mereka akhirnya takluk dengan skor 1-2.

“Waktu main di Bekasi, kami sebenarnya bisa mengimbangi. Makanya, besok itu Persegres sudah siap tampil dan akan berusaha,” ucap pelatih Persegres Hanafi, dalam sesi jumpa pers sebelum pertandingan, Jumat (25/8/2017).

Motivasi tim bertambah meningkat, lantaran dalam laga kontra Bhayangkara FC, besar kemungkinan Persegres sudah akan bisa diperkuat oleh dua pemain asing anyar, Sasa Zecevic dan Yusuke Kato. Keduanya sempat gagal melakoni debut, pada saat tim Laskar Joko Samudro dihajar 0-6 oleh Persib Bandung, Minggu (20/8/2017) lalu.

“Pemain baru sudah bisa dimainkan, termasuk pemain asing juga. Itu pula yang membuat kami bakal tampil semangat. Mudah-mudahan, Sasa dan Kato akan tampil fight,” ujar Hanafi.

Ketika ditanya mengenai pemain Bhayangkara FC yang patut diwaspadai dalam pertandingan nanti secara khusus, Hanafi mengaku tidak ada. Dia lebih menitikberatkan pada kolektivitas tim lawan.

Hanya, Hanafi tetap menilai, tim asuhan Simon McMenemy tersebut memiliki materi pemain mumpuni dengan didukung kerangka tim yang sudah terbentuk lama. Kondisi itu Bhayangkara FC berpeluang besar menjuarai kompetisi di akhir musim.

“Kekuatan Bhayangkara ini kan sudah ada pada tahun kemarin, kemudian ada beberapa perubahan, pelatihnya juga baru. Itu mungkin yang membuat mereka bertambah kuat, sehingga pasti mengejar persaingan di papan atas,” kata dia.

Sementara itu, penyerang muda Persegres Komaruddin menambahkan, dirinya memiliki motivasi lebih apabila nanti dipercaya tampil oleh tim pelatih menghadapi Bhayangkara FC, yang diperkuat Awan Setho Rahardjo di posisi penjaga gawang.

“Intinya ya gengsi. Karena kami sama-sama dari Jawa Tengah, dia (Awan Setho) dari Semarang, kalau saya dari Kendal. Lebih-lebih dulu kami juga sama-sama main bola bareng. Jadi harus kerja keras,” ucap Komar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X