Kompas.com - 23/08/2017, 05:09 WIB
Bek timnas U-22 Indonesia, Rezaldi Hehanusa, saat melaksanakan shalat Jumat di Bali, Jumat (26/5/2017), KOMPAS.com/Ferril DennysBek timnas U-22 Indonesia, Rezaldi Hehanusa, saat melaksanakan shalat Jumat di Bali, Jumat (26/5/2017),
EditorJalu Wisnu Wirajati

KOMPAS.com - Bek kiri tim nasional Indonesia, Rezaldi Hehanusa, pantas menjadi pemain terbaik pada laga versus Vietnam, Selasa (22/8/2017). Aksi dia meredam serangan Vietnam dari sisi kanan patut diacungin jempol.

Timnas U-22 Indonesia menahan Vietnam 0-0 di laga lanjutan partai Grup B SEA Games 2017. Bermain di bawah tekanan lawan dan turun dengan 10 pemain setelah Hanif Sjahbandi dikartu merah pada menit ke-63, Garuda Muda masih mendapatkan satu poin dan clean sheet.

BolaSport.com memilih bek kiri Rezaldi Hehanusa (21) sebagai Man of the Match laga karena aksi heroiknya sepanjang 90 menit pertandingan. Bek kiri Persija itu piawai dalam menangkis ombak demi ombak serangan lawan.

Vietnam memang melancarkan manuver-manuver ofensif mereka lewat serangan sayap ke sisi kiri pertahanan Indonesia. Namun, Rezaldi berdiri kokoh.

Ia dan defender yang mengawal sektor kiri dalam pertahanan Garuda Muda, Andy Setyo Nugroho, berperan besar dalam menyelamatkan satu poin bagi Garuda Muda.

Menurut statistik Labbola, Rezaldi menghalau bola sembilan kali sepanjang 90 menit! Jumlah itu terbanyak di tim bersama dengan Andy sekaligus angka sapuan terbesar dari seorang pemain timnas sepanjang pagelaran SEA Games.

Kemampuan impresifnya membaca arah serangan Vietnam terlihat dari tiga intersep yang ia catatkan. Keterlibatannya dalam aksi-aksi defensif timnas juga terpampang dengan ia mencatatkan 6 tekel sukses sepanjang pertandingan, lagi-lagi terbanyak bersama Andy.

Sepanjang laga, Rezaldi menerima bola 18 kali dan melakukan 18 operan. Rezaldi pun piawai dalam duel udara dengan memenangi 100 persen duel sundulan dengan pemain lawan.

Namun, pemain kelahiran Jakarta ini juga beruntung tak memberi penalti untuk tim lawan setelah ia melancarkan tekel ceroboh di kotak penalti sendiri.

Peran Rezaldi akan dirindukan kontra Kamboja pada Kamis (24/8/2017) karena ia harus menjalani skors setelah menerima kartu kuning pada laga ini. Ini adalah kartu kuning kedua setelah pada laga melawan Timor Leste. (Firzie Idris)

 

 

 

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X