Dilibas Arema FC, Pelatih Persiba Kecewa karena Pasukannya Lengah

Kompas.com - 18/08/2017, 19:32 WIB
Pelatih Persiba Balikpapan, Haryadi dan Yudi Khorudin, berbicara kepada media saat konfrensi pers di Kantor Arema FC Malang, Jawa Timur (17/08/2017) Kamis siang, menjelang laga lanjutan Liga 1 melawan Arema FC Suci Rahayu/Bolasport.comPelatih Persiba Balikpapan, Haryadi dan Yudi Khorudin, berbicara kepada media saat konfrensi pers di Kantor Arema FC Malang, Jawa Timur (17/08/2017) Kamis siang, menjelang laga lanjutan Liga 1 melawan Arema FC
EditorAloysius Gonsaga AE

KOMPAS.com - Caretaker Persiba Balikpapan, Hariyadi, mengaku kecewa dengan hasil yang diraih timnya ketika melakoni pertandingan Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat (18/8/2017). Beruang Madu kalah telak 0-3.

Menurut Hariyadi, andai pasukannya bermain disiplin mereka tidak akan mendapatkan hasil negatif tersebut. Sebab, tempo permainan yang dikembangkan pasukan Singo Edan tidak cepat seperti yang diperkirakan.

"Kedua tim dalam pertandingan ini sebenarnya sama. Tuan rumah bisa mengembangkan permainan," ucap pelatih sementara pengganti Milomir Seslija itu.

"Hanya, kami lengah dalam pengawalan. Secara keseluruhan, pertandingan sore ini sedang-sedang saja," tambah Hariyadi.

Memang, sebenarnya Persiba bisa mengimbangi permainan Arema FC hingga menit ke-40. Setelah itu, Arema FC bisa mencetak dua gol hanya dalam tempo tiga menit.

Ahmad Bustomi memecah kebuntuan Arema FC pada menit ke-41. Tiga menit berselang, Cristian Gonzales menggandakan keunggulan tim besutan Joko Susilo ini, sebelum Dedik Setiawan mematri kemenangan Singo Edan menjadi 3-0 pada menit ke-86.

Hariyadi mengakui bahwa gol-gol yang dicetak oleh Arema FC murni karena kelengahan pemainnya. Meski begitu, dia mengacungkan jempol buat permainan anak didiknya yang dinilai sudah maksimal.

"Pemain sudah berusaha maksimal, mungkin tuan rumah lebih bagus. Kami lengah sedikit sehingga lawan free tanpa pengawalan sehingga gagal mencuri poin di sini," ujarnya.

Dalam laga tersebut, Persiba tidak menurunkan striker Marlon da Silva. Hal itu disinyalir membuat lini depan Persiba sedikit tumpul.

Kekalahan pada pekan ke-20 ini membuat Persiba tetap di urutan ke-17 klasemen sementara Liga 1. Artinya, mereka masih berkubang di zona degradasi, terpaut 14 angka dari Persela Lamongan yang ada di urutan ke-15.

Sementara itu Arema FC naik ke urutan ketujuh. Donasi tiga poin ini membuat mereka mengumpulkan 30 angka, terpaut dua dari Persija Jakarta yang persis di atasnya.



Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X