Kompas.com - 15/08/2017, 11:39 WIB
Pelatih timnas U-19 Indonesia, Indra Sjafri, dan pelatih PSS Sleman, Freddy Mulli, saat jumpa pers usai laga uji coba, Sabtu (12/8/2017). KOMPAS.com / Wijaya KusumaPelatih timnas U-19 Indonesia, Indra Sjafri, dan pelatih PSS Sleman, Freddy Mulli, saat jumpa pers usai laga uji coba, Sabtu (12/8/2017).
|
EditorEris Eka Jaya

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pelatih timnas U-19 Indonesia, Indra Sjafri, menyatakan belum akan melakukan penciutan pemain.

Sebab, dia ingin melihat secara lebih detail lagi sebelum memutuskan siapa pemain yang akan dipulangkan.

Seusai menjalani laga uji coba melawan PSS Sleman, timnas U-19 kembali mengelar latihan di Stadion Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada Senin (14/8/2017).

Ada 28 pemain yang turut dalam latihan dan belum ada penciutan pemain.

Indra Sjafri mengatakan, setelah uji coba melawan PSS Sleman, tim pelatih sudah melakukan evaluasi, tetapi belum akan melakukan penciutan pemain.

"Evaluasi setiap Sabtu ada, tetapi Sabtu ini tidak ada penciutan pemain," ujar Indra Sjafri seusai memimpin latihan di Stadion UNY, Senin.

Indra Safri mengatakan belum adanya penciutan pemain bukan karena tim pelatih ragu-ragu. Namun, dia dan tim pelatih ingin melihat secara detail lagi sebelum memutuskan siapa yang dipulangkan.

"Bukan karena ragu-ragu, tetapi kami ingin melihat lebih detail lagi. Kami tidak mau nanti pemain keluar masuk dan salah memutuskan," katanya.

Menurut dia, pada minggu ini, akan ada internal game dan satu laga uji coba.

Hanya, sampai saat ini, mereka masih mencari tim yang akan menjadi lawan uji coba timnas U-19.

"Rabu ada internal game, Jumat juga game dan sedang dicari lawanya siapa. Mungkin Rabu akan ada evaluasi, apakah pengurangan atau masih tetap 28 pemain, kami lihat nanti," katanya.

Timnas U-19 saat ini masih menjalani training camp (TC) terakhir di Yogyakarta untuk persiapan pada ajang Piala AFF U-18 September 2017 mendatang di Myanmar.

Direncanakan, TC terakhir ini akan berlangsung selama empat pekan. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.