Dembele Layak Jadi Penerus Neymar karena Statistik-nya Lebih Baik

Kompas.com - 08/08/2017, 09:24 WIB
Dua pemain Borussia Dortmund, Mario Goetze (kiri) dan Ousmane Dembele, merayakan gol ke gawang Hoffenheaim, dalam lanjutan Bundesliga, di WIRSOL Rhein-Neckar-Arena, Jumat (16/12/2016) waktu setempat. DANIEL ROLAND/AFPDua pemain Borussia Dortmund, Mario Goetze (kiri) dan Ousmane Dembele, merayakan gol ke gawang Hoffenheaim, dalam lanjutan Bundesliga, di WIRSOL Rhein-Neckar-Arena, Jumat (16/12/2016) waktu setempat.
EditorAloysius Gonsaga AE

KOMPAS.com - Nama Ousmane Dembele ramai dikaitkan dengan FC Barcelona sebagai kandidat kuat penerus Neymar. Gelandang serang Borussia Dortmund itu bahkan punya kelebihan dibandingkan Neymar.

Barcelona dilaporkan siap mengorbitkan proposal senilai 100 juta euro buat mengangkut Ousmane Dembele ke Camp Nou. Jumlah dana ekuivalen dengan Rp 1,5 triliun itu kurang separuh dari klausul pelepasan Neymar yang ditebus Paris Saint-Germain sebesar 222 juta euro.

Kelayakan nilai tersebut bisa dipertanyakan mengingat nama Dembele baru mencuat luas musim lalu. Pemuda Perancis berusia 20 tahun itu mencatatkan 10 gol dan 20 assist dalam 49 partai resmi Dortmund pada 2016-2017. Itulah periode debut Dembele di Dortmund sejak direkrut dari klub Liga Perancis, Stade Rennais, tahun lalu.

Toh, Dembele punya keunggulan sebagai penerus tepat bagi Neymar dalam sejumlah aspek tertentu. Acuannya adalah statistik mereka buat klub masing-masing pada musim kompetisi 2016-2017.

Soal gol, Neymar lebih tajam dengan catatan 20 kali menceploskan bola dari 45 laga (rata-rata 0,4 gol per partai). Dembele membukukan 10 gol dari 49 penampilan atau rasionya cuma 0,2 gol setiap partai.

Akan tetapi, rapor itu terbilang wajar mengingat Dembele bukan muara utama serangan tim. Dia lebih sering beroperasi sebagai penyokong striker utama, Pierre-Emerick Aubameyang, dari lini kedua.

Keunggulan sebagai penyokong itulah yang membuat Dembele menonjol. Dia melepaskan 20 assist, sedangkan Neymar memang lebih banyak sebiji (21).

Ousmane Dembele dianugerahi gelar Pemain Muda Terbaik Ligue 1 2015-2016, Minggu (8/5/2016), berkat pemampilan gemilangnya bersama Rennes. FRANCOIS GUILLOT/AFP/ Ousmane Dembele dianugerahi gelar Pemain Muda Terbaik Ligue 1 2015-2016, Minggu (8/5/2016), berkat pemampilan gemilangnya bersama Rennes.

Namun, Dembele mengalahkan Neymar dari segi frekuensi karena setiap assist darinya muncul setiap 169 menit tampil, sementara Neymar lebih lama. Striker Brasil itu rata-rata butuh berkeringat 189 menit buat melepaskan satu umpan berbuah gol bagi rekan.

Kelebihan lain Dembele adalah soal level akurasi operan silang yang mencapai 31 persen, berbanding 24 persen milik Neymar.

Kepiawaian itu bakal menjadi nilai plus bagi Dembele mengingat perannya nanti bisa dimaksimalkan guna menyokong Lionel Messi atau Luis Suarez sebagai target primer di lini depan Barca.



Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelatih Khabib: Kok McGregor Tak Siap Hadapi Tendangan Poirier?

Pelatih Khabib: Kok McGregor Tak Siap Hadapi Tendangan Poirier?

Sports
BWF World Tour Finals, Ahsan/Hendra Ditundukkan Wakil Korea Selatan

BWF World Tour Finals, Ahsan/Hendra Ditundukkan Wakil Korea Selatan

Badminton
Kata Frenkie de Jong Usai Jadi Penentu Kemenangan Barcelona di Copa del Rey

Kata Frenkie de Jong Usai Jadi Penentu Kemenangan Barcelona di Copa del Rey

Sports
Pengakuan Wakil Korea: Greysia Polii Senior, Kecepatan Bermainnya...

Pengakuan Wakil Korea: Greysia Polii Senior, Kecepatan Bermainnya...

Badminton
Isi Hati McGregor Usai Dihajar Poirier dan Dipaksa Menepi Maksimal 6 Bulan

Isi Hati McGregor Usai Dihajar Poirier dan Dipaksa Menepi Maksimal 6 Bulan

Sports
Respons Ole Gunnar Solskjaer Ketika Anthony Martial Dihujani Kritik

Respons Ole Gunnar Solskjaer Ketika Anthony Martial Dihujani Kritik

Sports
Solskjaer Usai Man United Dipermalukan: Tak Ada Waktu Kasihani Diri Sendiri

Solskjaer Usai Man United Dipermalukan: Tak Ada Waktu Kasihani Diri Sendiri

Liga Inggris
Link Live Streaming BWF World Tour Finals - Anthony Vs Chou Tien Chen, Siapa Unggul?

Link Live Streaming BWF World Tour Finals - Anthony Vs Chou Tien Chen, Siapa Unggul?

Badminton
Satu Hal yang Buat Tuchel Optimistis Usai Jalani Debut bersama Chelsea

Satu Hal yang Buat Tuchel Optimistis Usai Jalani Debut bersama Chelsea

Liga Inggris
5 Fakta di Balik Kekalahan Man United dari Sheff United

5 Fakta di Balik Kekalahan Man United dari Sheff United

Sports
Link Live Streaming BWF World Tour Finals, Ginting Siap Tempur Lawan Chou Tien Chen

Link Live Streaming BWF World Tour Finals, Ginting Siap Tempur Lawan Chou Tien Chen

Badminton
Debut Thomas Tuchel di Chelsea, Ada Rekor dan Warna Conte-Sarri Ball

Debut Thomas Tuchel di Chelsea, Ada Rekor dan Warna Conte-Sarri Ball

Liga Inggris
Juventus Vs SPAL, Si Nyonya Besar Serius Buru Trofi Coppa Italia

Juventus Vs SPAL, Si Nyonya Besar Serius Buru Trofi Coppa Italia

Sports
Manchester United Kalah, Anthony Martial Jadi Sasaran Tembak

Manchester United Kalah, Anthony Martial Jadi Sasaran Tembak

Liga Inggris
Manchester United Tumbang, Maguire Kesal Wasit Tak Adil

Manchester United Tumbang, Maguire Kesal Wasit Tak Adil

Liga Inggris
komentar di artikel lainnya
Close Ads X