Kompas.com - 05/08/2017, 05:52 WIB
Bintang Brasil, Neymar (kanan), didampingi presiden Paris Saint Germain (PSG), Nasser Al-Khelaifi, dalam sesi perkenalan pemain 25 tahun itu di Stadion Parc des Princes, Jumat (4/8/2017). Neymar bergabung dengan kontrak lima tahun setelah PSG menebus klausul pelepasan kontraknya senilai 222 juta euro (sekitar Rp 3,4 triliun), yang menjadikannya pemain termahal di dunia. PHILIPPE LOPEZ/AFPBintang Brasil, Neymar (kanan), didampingi presiden Paris Saint Germain (PSG), Nasser Al-Khelaifi, dalam sesi perkenalan pemain 25 tahun itu di Stadion Parc des Princes, Jumat (4/8/2017). Neymar bergabung dengan kontrak lima tahun setelah PSG menebus klausul pelepasan kontraknya senilai 222 juta euro (sekitar Rp 3,4 triliun), yang menjadikannya pemain termahal di dunia.
|
EditorAloysius Gonsaga AE

PARIS, KOMPAS.com - Neymar menolak perbandingan dengan Luis Figo setelah merampungkan transfernya dari Barcelona ke Paris Saint-Germain (PSG), Kamis (3/8/2017).

Transfer Neymar melibatkan pengaktifkan klausul pelepasan senilai 222 juta euro (setara Rp 3,4 triliun). Hal serupa juga terjadi dalam transfer Luis Figo dari Barcelona ke Real Madrid pada musim panas 2000.

Los Blancos, julukan Real Madrid, membayarkan uang 60 juta euro sesuai yang tercantum sebagai klausul pelepasan Figo. Kepindahan Figo memicu kemarahan dari suporter Barcelona karena rivalitas panas kedua klub.

Baca Juga: Neymar Tidak Akan Menjadi "Yudas" seperti Luis Figo

Namun, Neymar enggan dibandingkan dengan Figo karena tidak menyeberang ke klub rival.

"Saya tidak melakukan sesuatu yang buruk. Saya merasa sedih apabila fans berpikir seperti itu (perbandingan dengan Figo)," tutur Neymar.

Mantan pemain Real Madrid, Luis FigoDok. Telegraph Mantan pemain Real Madrid, Luis Figo

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Menurut saya, pemain berhak bertahan atau pergi. Tidak ada kewajiban untuk menetap di sebuah klub," kata sang bintang.

Baca Juga: Neymar Disejajarkan dengan Pengkhianatan Luis Figo

Pengaktifkan klausul pelepasan Neymar coba diklarifikasi oleh Chairman Nasser Al-Khelaifi.

Sempat dikhawatirkan PSG melanggar Financial Fair Play (FFP) karena nilai transfer yang begitu besar.

"Kami bersikap transparan dengan FFP. Silakan minum kopi dan tidak perlu memikirkan hal itu," ucap sang patron.

Kini, pelanggaran FFP atau bukan masih ditelaah oleh UEFA. Barcelona telah melaporkan semua kronologi transfer Neymar kepada otoritas sepak bola Eropa itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.