Kompas.com - 02/08/2017, 20:12 WIB
|
EditorAloysius Gonsaga AE

BANDUNG, KOMPAS.com - Legenda hidup Persib Bandung dan Persija Jakarta, Aliyudin, mengunjungi kediaman almarhum Ricko Andrean di Jl Tamim Abdul Syukur No 11 Cicadas, Kota Bandung, Rabu (2/8/2017).

Ricko merupakan bobotoh yang dikeroyok saat hendak menolong seorang suporter Persija Jakarta (Jakmania) yang menyusup ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib kontra Persija, Sabtu (22/7/2017).

Sempat kritis, Ricko akhirnya tewas pada Kamis (27/7/2017) setelah menjalani perawatan intensif selama lima hari di Rumah Sakit Santo Yusuf Bandung.

Baca Juga: Gelar Rapat Besar, Viking Keluarkan 5 Sikap soal Pengeroyokan Ricko

Pemain kelahiran Bogor itu mengaku sengaja datang untuk menyampaikan ucapan duka cita. Ia merasa terpanggil setelah melihat kronologi tewasnya Ricko.

"Tujuan saya ke sini tak lain dan tak bukan hanya ingin menyampaikan duka yang sedalam-dalamnya kepada Ricko. Hati saya merasa terpanggil saja ingin menyampaikan duka cita kepada keluarga," ucap Aliyudin.

Kendati menggoreskan luka mendalam, kehilangan Ricko seolah menjadi awal perdamaian kedua suporter. Sebagai mantan pemain Persib dan Persija, ia memiliki harapan besar agar kedua suporter bisa akur.

Baca Juga: Bobotoh Persib Itu, Ricko, Mengalahkan Rasa Pengecutnya...

"Justru karena saya mantan pemain Persib dan mantan pemain Persija, tentunya ke depan suporter bisa berdamai, jangan sampai ada terjadi lagi korban seperti almarhum," ucap pemain Persib tahun 2011-2012 tersebut.

"Mudah-mudahan ini yang terakhir untuk perseteruan. Suporter The Jak dan Viking bisa bergandengan tangan dan berdamai," tambahnya.

Ia mengapresiasi aksi damai yang telah berlangsung di beberapa daerah. Namun, ia meminta agar kedua kubu bisa berkomitmen kuat untuk islah.

"Kalau menurut saya harus ada yang mengikat jangan hanya deklarasi, wacana. Harus ada aksi nyata karena selama ini saya perhatikan itikad baik para ketua kedua kubu sudah saling berdamai. Mudah-mudahan arus bawahnya juga bisa menerima," tuturnya.

"Tentunya saya yakin semua pun sama Viking ingin berdamai, The Jak juga ingin berdamai. Cuma kadang-kadang kelanjutannya ini yang tertahan. Mudah-mudahan perdamaian betul-betul terjadi," tambahnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.