Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kerusuhan di Stadion Johannesburg, 2 Orang Tewas dan 17 Luka-luka

Kompas.com - 30/07/2017, 09:41 WIB
Eris Eka Jaya

Penulis

Sumber BBC

JOHANNESBURG, KOMPAS.com - Dua orang tewas dan sedikitnya 17 korban lainnya terluka akibat impitan dan desakan penonton di Stadion FNB Johannesburg di Soweto, Afrika Selatan, Sabtu (29/7/2017).

Kericuhan itu terjadi saat pertandingan derbi Soweto antara klub Orlando Pirates dan Kaizer Chiefs di Johannesburg.

Pihak Orlando Pirates mengatakan, impitan terjadi ketika orang-orang berusaha mendorong gerbang di stadion berkapasitas 87.000 orang itu.

Petugas keamanan publik, Michael Sun, mengatakan di akun Twitter-nya bahwa semua gerbang di stadion telah dibuka untuk memastikan kontrol dan situasinya kemudian terkendali.

Sky News melaporkan, situasi kini sudah stabil. Paramedis telah diturunkan untuk mengobati beberapa orang yang terluka.

Baca juga: Kerusuhan di Senegal Sebabkan Tembok Stadion Roboh dan 8 Orang Tewas

Dari 17 orang yang cedera, satu dalam kondisi kritis. Demikian kata manajer stadion.

Reuters menyatakan, liputan televisi tentang pertandingan tersebut, saat laga dipimpin Kaizer Chiefs 1-0, tidak menunjukkan adanya gangguan yang jelas.

Stadion tersebut berfungsi sebagai tempat pidato pertama Nelson Mandela setelah dibebaskan dari penjara pada tahun 1990 dan merupakan tempat peringatan untuk Mandela yang diadakan pada 2013.

Stadion itu dibangun kembali untuk Piala Dunia 2010, dikenal sebagai Soccer City, dan menjadi tuan rumah untuk final antara tim Spanyol dan Belanda.

Pada bulan April 2001, 43 suporter meninggal dalam kerusuhan saat pertandingan lain antara Chief Kaizer dan Orlando Pirates di Stadion Ellis Park di Johannesburg.

Pada 10 tahun sebelumnya, 42 orang tewas dalam pertandingan antara dua tim yang sama di Stadion Oppenheimer di Kota Orkney. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber BBC


Terkini Lainnya

Hasil Cagliari vs Juventus 2-2: Nyonya Tua Kebobolan Dua Gol dari Penalti

Hasil Cagliari vs Juventus 2-2: Nyonya Tua Kebobolan Dua Gol dari Penalti

Liga Italia
MU Umumkan Kedatangan Jason Wilcox, Kejar Standar Performa Tertinggi

MU Umumkan Kedatangan Jason Wilcox, Kejar Standar Performa Tertinggi

Liga Inggris
Timnas U23 Jepang dan Arab Saudi Lolos ke Babak Knockout

Timnas U23 Jepang dan Arab Saudi Lolos ke Babak Knockout

Internasional
Klub Liga Belanda Vitesse Diganjar Pengurangan 18 Poin, Degradasi Pertama Setelah 35 Tahun

Klub Liga Belanda Vitesse Diganjar Pengurangan 18 Poin, Degradasi Pertama Setelah 35 Tahun

Liga Lain
Jadwal Semifinal Piala FA: Man City Vs Chelsea, Coventry Vs Man United

Jadwal Semifinal Piala FA: Man City Vs Chelsea, Coventry Vs Man United

Sports
Persib Vs Persebaya, Munster Bicara Tantangan Finis di Posisi Terbaik

Persib Vs Persebaya, Munster Bicara Tantangan Finis di Posisi Terbaik

Liga Indonesia
Kata Pelatih Yordania Soal Timnas U23 Indonesia

Kata Pelatih Yordania Soal Timnas U23 Indonesia

Timnas Indonesia
LPDUK Kemenpora Ungkap Alasan Boyong Red Sparks ke Indonesia

LPDUK Kemenpora Ungkap Alasan Boyong Red Sparks ke Indonesia

Sports
Red Sparks Vs Indonesia All Star, Asa Lahirkan Penerus Megawati

Red Sparks Vs Indonesia All Star, Asa Lahirkan Penerus Megawati

Sports
Alasan Persik Layangkan Laporan ke Satgas Antimafia Bola

Alasan Persik Layangkan Laporan ke Satgas Antimafia Bola

Liga Indonesia
Permintaan Maaf Mourinho yang Terkuak oleh Kisah Schweinsteiger

Permintaan Maaf Mourinho yang Terkuak oleh Kisah Schweinsteiger

Liga Inggris
Jadwal Liga Spanyol, El Clasico Real Madrid Vs Barcelona

Jadwal Liga Spanyol, El Clasico Real Madrid Vs Barcelona

Liga Spanyol
Saat Legenda Timnas Indonesia 'Angkat Topi' untuk Ernando Ari...

Saat Legenda Timnas Indonesia "Angkat Topi" untuk Ernando Ari...

Timnas Indonesia
Klopp Pulang Tanpa Keajaiban, Liverpool Terbentur Hati 'Sang Dewi'

Klopp Pulang Tanpa Keajaiban, Liverpool Terbentur Hati "Sang Dewi"

Liga Lain
Piala Asia U23 2024, Syarat Timnas U23 Indonesia Lolos ke Perempat Final

Piala Asia U23 2024, Syarat Timnas U23 Indonesia Lolos ke Perempat Final

Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com