Suporter Persis Solo dan PSIS Semarang Sepakat Tidak Ricuh

Kompas.com - 05/07/2017, 15:52 WIB
Persis Solo di Stadion Manahan. KOMPAS.COM/FERRIL DENNYSPersis Solo di Stadion Manahan.
|
EditorAloysius Gonsaga AE

SOLO, KOMPAS.com - Aparat kepolisan Kota Solo ajak suporter Persis Solo dan PSIS Semarang untuk tidak anarkis saat bertanding di Stadion Manahan Solo pada Kamis (6/7/2017). Polisi pun memaksimalkan komunikasi dengan kedua kelompok suporter tersebut.

Menjelang pertandingan Liga 2 antara dua tim musuh bebuyutan ini, polisi menggelar pertemuan koordinasi antara Panitia Pelaksana Pertandingan dan perwakilan dari dua kubu suporter, Pasopati dan Panser Biru Semarang. Pertemuan digelar di Mapolresta Solo dan dihadiri oleh Kabag Opersional Polresta Solo, Kompol Arif Joko, Rabu (5/7/2017).

"Kami akan membiasakan komunikasi aktif dengan tim dan suporter yang hendak melakukan pertandingan di Stadion Manahan," kata Arif Joko.

Senada dengan Arif, koordintor lapangan Panser Biru, Sony Hidayat mengatakan bahwa sekitar 1.500 suporter akan datang ke Stadion Manahan Solo pada laga nanti. Mereka berusaha menjaga kelancaran pertandingan.

"Sekitar 1.500 suporter dan kami akan kerja sama dengan aparat kepolisian supaya pertandingan berjalan lancar dan aman," kata Sony.

Sementara itu menurut Wakil Presiden Pasopati, Ginda Vera Christiawan, sekitar 15.000 suporter Pasopati akan hadir di stadion.

"Kami akan ada sekitar 15.000 suporter dan akan menjaga kondisi pertandingan lancar dan aman," kata Ginda.

Sementara itu aparat kepolisian akan mengerahkan 1.080 personil untuk mengamankan jalannya pertandingan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X