Sebelum Piala Konfederasi, Tak Ada yang Prediksi Jerman Bakal Juara

Kompas.com - 03/07/2017, 07:02 WIB
Ekspresi bek timnas Jerman, Joshua Kimmich, setelah gelandang Leon Goretzka (kanan) mencetak gol ke gawang Australia pada pertandingan penyisihan Grup B Piala Konfederasi di Fisht Stadium, Sochi, Senin (19/6/2017). PATRIK STOLLARZ/AFPEkspresi bek timnas Jerman, Joshua Kimmich, setelah gelandang Leon Goretzka (kanan) mencetak gol ke gawang Australia pada pertandingan penyisihan Grup B Piala Konfederasi di Fisht Stadium, Sochi, Senin (19/6/2017).
EditorJalu Wisnu Wirajati

SAINT PETERSBURG, KOMPAS.com - Dua pemain muda tim nasional Jerman, Timo Werner (21) dan Joshua Kimmich (22), gembira dengan keberhasilan negaranya menjuarai Piala Konfederasi 2017. Gelar itu pun membuktikan bahwa "tim B" Jerman tak pantas diremehkan.

Timnas Jerman berhasil meraih Piala Konfederasi 2017 seusai menang atas Cile pada laga final di Stadion Krestovsky, Minggu (2/7/2017). Mereka menang tipis 1-0 berkat gol tunggal Lars Stindl pada menit ke-20.

Pada Piala Konfederasi 2017, pelatih Joachim Loew tidak menyertakan sejumlah pemain terbaiknya. Sebagai pengganti, Loew memanggil sejumlah muka baru yang dari rekor penampilan bersama tim nasional tak sampai 10 kali.

"Sebelum turnamen, mungkin tak ada yang memprediksi kami bakal meraih gelar juara. Namun, kami membuat kejutan dengan mengalahkan sejumlah juara dari tiap benua," kata Kimmich seperti dilansir dari situs resmi Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB).

Baca juga: Jerman Juara, Sang Kapten Jadi Pemain Terbaik

Jerman melangkah ke final dengan mengalahkan juara dari sejumlah konfederasi. Australia (Asia), Kamerun (Afrika), Meksiko (Amerika Tengah dan Utara), dan terakhir Cile (Amerika Selatan) pada laga puncak.

"Kami tampil lebih baik dari pertandingan ke pertandingan, semakin dewasa, dan menunjukkan performa luar biasa di semifinal. Meski tampil tak terlalu bagus, kami menunjukkan perjuangan gigih pada laga lawan Cile," tuturnya lagi

Hal senada diucapkan Werner. Pengoleksi tiga gol dan dua assist pada Piala Konfederasi 2017 itu menunjukkan bahwa meski tampil dengan muka baru, timnas Jerman tak bisa diremehkan.

"Pada hari ini, kami menunjukkan kemampuan sesungguhnya dari tim muda ini. Kami benar-benar merasakan kegembiraan," ucap Werner.

Penyerang RB Leipzig itu mengakhiri turnamen dengan gelar ganda. Selain mengantarkan Jerman menjadi juara, Werner juga dianugerahi gelar Sepatu Emas sebagai simbol pencetak gol terbanyak.

 

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X