Kompas.com - 03/07/2017, 06:42 WIB
|
EditorAloysius Gonsaga AE


KUALA LUMPUR, KOMPAs.com - Penyerang timnas U-22 Malaysia, Muhammad Syafiq Ahmad, menganggap Thailand, Vietnam, dan Myanmar, sebagai lawan berat yang perlu diwaspadai tim berjulukan Harimau Malaysia tersebut di SEA Games 2017 pada Agustus nanti.

"Saya lebih merisaukan Myanmar, selain Thailand dan Vietnam. Mereka sudah membuktikannya lolos ke final (SEA Games 2015) di Singapura," kata Syafiq.

Baca juga: Perkembangan soal Uji Coba Timnas dan Pengganti Ezra Walian

"Mereka pernah bermain di Piala Dunia U-20. Saya rasa pemain-pemain yang sama masih bisa bermain di SEA Games Kuala Lumpur," tutur pemain 21 tahun tersebut menambahkan.

Syafiq kemungkinan besar menjadi tulang punggung pasukan Ong Kim Swee di SEA Games nanti.

Penyerang Kedah FA tersebut juga jadi bagian dari timnas Malaysia di SEA Games 2015. Saat itu, Malaysia gagal lolos ke semifinal karena finis di peringkat ketiga klasemen grup.

Namun, menurut Syafiq, Malaysia akan tampil lebih baik mengingat tampil di kandang sendiri.

"Kami bermain di kandang sendiri dan semestinyanya harus berusaha menjadi juara. Namun, kami perlu melewati fase grup lebih dulu,” ujarnya.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kilas Balik Piala Dunia 1970: Pesta di Azteca, Brasil Raih Titel Ketiga

Kilas Balik Piala Dunia 1970: Pesta di Azteca, Brasil Raih Titel Ketiga

Sports
Hasil AFC Futsal Cup 2022 Indonesia Vs Jepang 2-3: Langkah Bersejarah Garuda Terhenti

Hasil AFC Futsal Cup 2022 Indonesia Vs Jepang 2-3: Langkah Bersejarah Garuda Terhenti

Sports
Laga Liga Champions Akan Dibuka Prosesi Mengheningkan Cipta untuk Tragedi Kanjuruhan

Laga Liga Champions Akan Dibuka Prosesi Mengheningkan Cipta untuk Tragedi Kanjuruhan

Liga Champions
Liga 1 2022-2023 Resmi Dihentikan, Ini Tanggapan Kiper Senior Persib

Liga 1 2022-2023 Resmi Dihentikan, Ini Tanggapan Kiper Senior Persib

Liga Indonesia
Sadio Mane: Bayern Tim Muda, Liverpool di Hati Selamanya...

Sadio Mane: Bayern Tim Muda, Liverpool di Hati Selamanya...

Bundesliga
Prediksi Line Up Inter Vs Barcelona, Tes Nerazzurri Tanpa Metronom

Prediksi Line Up Inter Vs Barcelona, Tes Nerazzurri Tanpa Metronom

Liga Champions
Jadwal Siaran Langsung Liga Champions, Inter Milan Vs Barcelona

Jadwal Siaran Langsung Liga Champions, Inter Milan Vs Barcelona

Liga Champions
47 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Silenzio Stampa, Jalan Bisu Italia Menuju Juara

47 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Silenzio Stampa, Jalan Bisu Italia Menuju Juara

Sports
Inter Vs Barcelona, Nasib Inzaghi Ditentukan lewat Laga Ini?

Inter Vs Barcelona, Nasib Inzaghi Ditentukan lewat Laga Ini?

Liga Champions
PSSI Beberkan Alasan Pintu Stadion Kanjuruhan Tak Dibuka Seluruhnya

PSSI Beberkan Alasan Pintu Stadion Kanjuruhan Tak Dibuka Seluruhnya

Liga Indonesia
Kisah Pilu Aremania di Gate 14 Stadion Kanjuruhan...

Kisah Pilu Aremania di Gate 14 Stadion Kanjuruhan...

Liga Indonesia
Presiden Arema FC Sesalkan Ulah Akun yang Pelintir Berita di Tengah Duka

Presiden Arema FC Sesalkan Ulah Akun yang Pelintir Berita di Tengah Duka

Liga Indonesia
Erik Ten Hag Persilakan Cristiano Ronaldo Pergi pada Januari

Erik Ten Hag Persilakan Cristiano Ronaldo Pergi pada Januari

Internasional
Sepak Bola dan Limit Kemanusiaan

Sepak Bola dan Limit Kemanusiaan

Liga Indonesia
Ada Beda Persepsi Panpel dan Polisi soal Gas Air Mata Tragedi Kanjuruhan

Ada Beda Persepsi Panpel dan Polisi soal Gas Air Mata Tragedi Kanjuruhan

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.