Kompas.com - 28/06/2017, 06:33 WIB
Penyerang Portugal, Cristiano Ronaldo, berselebrasi setelah mencetak gol dari  titik penalti pada laga pamungkas Grup A Piala Konfederasi melawan Selandia Baru pada 24 Juni 2017.  Kirill KUDRYAVTSEV / AFPPenyerang Portugal, Cristiano Ronaldo, berselebrasi setelah mencetak gol dari titik penalti pada laga pamungkas Grup A Piala Konfederasi melawan Selandia Baru pada 24 Juni 2017.
|
EditorAnju Christian

KOMPAS.com - Bintang Portugal, Cristiano Ronaldo, memiliki kans besar mencetak gol apabila Claudio Bravo berdiri di bawah mistar Cile pada partai semifinal Piala Konfederasi 2017 di Kazan Arena, Rabu (28/6/2017).

Kedua pemain sebenarnya belum pernah bertemu di level internasional. Ronaldo absen karena cedera paha saat Portugal dan Cile bermain imbang 1-1 di Estadio Dr. Magalhaes Pessoa, 26 Maret 2011.

Namun, di level klub, Bravo adalah bulan-bulanan Ronaldo. Tengok saja rekaman pertemuan mereka baik ketika sang penjaga gawang berseragam Real Sociedad maupun Barcelona.

Dibalut kostum Txuriurdin, julukan Sociedad, Bravo tercatat melakoni enam duel dengan Ronaldo. Hasilnya, pemilik nomor kostum tujuh itu menggetarkan gawang sebanyak sembilan kali.

Aksi paling mencolok Ronaldo terjadi saat Real Madrid menang 5-1 dalam pertemuan di Stadion Santiago Bernabeu, 9 November 2013. Tiga kali, dia memaksa Bravo memungut bola dari gawangnya.

Peruntungan Bravo tidak berubah ketika pindah ke Barcelona pada musim panas 2014. Dari empat duel El Clasico, sang kiper dibobol tiga kali oleh Ronaldo.

Terakhir, lesakan Ronaldo memastikan kemenangan Real Madrid atas Barcelona dengan skor 2-1 di Stadion Camp Nou, Sabtu (2/4/2017).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca: Perlukah Liverpool Hamburkan Uang demi Berlari 34 Km Per Jam?

Serangkaian fakta tersebut tentu menjadi "lampu kuning" buat Cile. Bravo yang dalam bahasa Spanyol berarti berani, bisa saja menjadi "miedo" (takut) setiap Ronaldo mendekati kotak penalti dalam pertandingan nanti.

Ketakutan terhadap Ronaldo turut dilontarkan pelatih Cile, Juan Antonio Pizzi, dalam bentuk pujian. Dia menyadari bahwa ketajaman Ronaldo bersama Real Madrid turut menular ke timnas Portugal.

Terbukti, kapten Seleccao itu mencetak dua gol dan satu assist dalam tiga pertandingan fase grup Piala Konfederasi.

"Kemampuan individu Ronaldo tergolong istimewa. Dia bisa mencetak gol, memiliki kecepatan, dan keunggulan fisik. Kita semua mengetahui kualitasnya karena telah terlihat dalam sepuluh atau 12 tahun terakhir. Dia mungkin meraih penghargaan Ballon d'Or kelimanya," ujar Pizzi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.