Jose Maria, Saksi Kemenangan Timnas Indonesia atas Espanyol

Kompas.com - 22/06/2017, 03:23 WIB
Sosok yang menjadi Manajer Espanyol saat melakukan tur ke Indonesia pada 1979, Jose Maria. ANJU CHRISTIAN/KOMPAS.COMSosok yang menjadi Manajer Espanyol saat melakukan tur ke Indonesia pada 1979, Jose Maria.
|
EditorAloysius Gonsaga AE

JAKARTA, KOMPAS.com - Terselip fakta sejarah yang jarang diketahui menjelang kunjungan Espanyol ke Indonesia pada Juli 2017.

Ternyata, ini bukanlah kunjungan pertama Espanyol ke Tanah Air. Hal serupa juga sempat dilakukan rival sekota Barcelona itu ketika melakoni tur Asia pada 1979.

"Kami mengunjungi kota Manila, Hongkong, Jakarta, dan Bangkok. Sebuah kebanggaan bisa kembali lagi ke sini setelah waktu yang lama," tutur Jose Maria kepada Kompas.com dan JUARA di Hotel Fairmont, Rabu (21/6/2017).

Jose Maria memang turut menjadi saksi dua laga yang melibatkan timnas Indonesia dan Espanyol. Dia menjadi manajer dari kubu Espanyol.

Pada pertandingan pertama yang digelar pada 17 Juni tahun tersebut, Timnas menang dengan skor 1-0. Kemudian, laga kedua yang berlangsung pada 19 Juni, berakhir imbang tanpa gol.

"Ya, kami sempat kalah saat itu. Semoga Espanyol bisa memenangi pertandingan melawan Indonesia berikutnya," ucap Marketing Director Espanyol, Antoni Alegre.

Baca: 5 Alasan Cristiano Ronaldo Bakal Betah Main di Indonesia


Untuk kunjungan bulan depan, Espanyol bakal melibatkan dua tim untuk dua pertandingan uji coba. Tim utama asuhan Sergio Gonzalez dijadwalkan melawan Persija Jakarta di Stadion Patriot, 19 Juli 2017.

Adapun skuad cadangan alias Espanyol B bakal melawan tim nasional (timnas) U-19 Indonesia di di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), 14 Juli 2017.

Laga ini lantas disyukuri oleh pelatih timnas U-19, Indra Sjafri. Dia menilai bahwa para pemainnya bisa menambah kematangan mental dengan bertanding melawan tim Eropa. Sebelumnya, mereka sudah menjalani Toulon Tournament dengan melawan Brasil, Skotlandia, dan Ceko.

"Saya adalah orang yang merasa paling bahagia. Pada turnamen terakhir, kami kalah secara gol, tetapi tidak secara nyali," ucap Indra.

Espanyol memang merupakan salah satu tim yang diperhitungkan di Spanyol. Mereka mengakhiri Divisi Primera La Liga - kasta pertama Liga Spanyol - musim 2016-2017 di posisi kedelapan.

Blanquiblaus, julukan mereka, juga memiliki kedekatan dengan Indonesia. Evan Dimas sempat menjalani latihan di sana selama tiga bulan pada 2016.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X