Menghitung Peluang Cristiano Ronaldo Pulang ke Manchester United

Kompas.com - 18/06/2017, 04:21 WIB
Cristiano Ronaldo merayakan gol Real Madrid ke gawang Atletico Madrid pada partai pertama semifinal Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, Selasa (2/5/2017). CURTO DE LA TORRE/AFPCristiano Ronaldo merayakan gol Real Madrid ke gawang Atletico Madrid pada partai pertama semifinal Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, Selasa (2/5/2017).
|
EditorAnju Christian

KOMPAS.com - Eks Presiden Real Madrid, Ramon Calderon, memprediksi bahwa Cristiano Ronaldo bisa kembali ke Manchester United, meskipun Jose Mourinho memegang kendali di Old Trafford.

Kemungkinan Ronaldo hengkang dari Real Madrid diembuskan dua media ternama Portugal, Record dan A Bola. Penyerang berusia 32 tahun itu disebut sudah berbicara dengan Presiden Florentino Perez untuk mengakhiri kiprahnya di Santiago Bernabeu.

Alasannya, Ronaldo merasa kecewa terhadap tudingan penggelapan pajak senilai 14,7 juta euro (sekitar Rp 218,864 miliar) oleh Kejaksaan Spanyol.

Manchester United dianggap sebagai destinasi pas karena memiliki kondisi finansial bagus. Hanya, dengan kehadiran Jose Mourinho yang sempat berseteru dengan Ronaldo di Real Madrid, mungkinkah transfer terwujud?

"Hubungan keduanya di Real Madrid memang tidak begitu bagus. Namun, itu bukan berarti Ronaldo tidak ingin kembali ke Manchester United," tutur Calderon.

"Ronaldo menunda kepindahannya ke Real Madrid untuk satu tahun karena Alex Ferguson seperti ayah buat dia. Dia mencintai klub, suporter, dan kotanya," ucap pria yang mundur dari Real Madrid pada 2009 itu.

Baca juga: Pemain Real Madrid Tolak Transfer Messi

Dinilai Calderon, kepulangan Ronaldo ke Old Trafford sudah mendekati kenyataan. Sebab, pemain berusia 32 tahun itu dikenal sebagai sosok yang sulit menarik keputusannya.

Salah satu contohnya adalah musim panas 2009, ketika Ronaldo merampungkan kepindahannya dari Manchester United ke Real Madrid.

"Situasinya sama saat kami merekrut Ronaldo. Dia mengatakan, 'Saya ingin pergi'. Itulah yang terjadi," kata Calderon.

Untuk merealisasikan prediksi Calderon, tim beralias Setan Merah harus merogoh kocek cukup dalam. Real Madrid menuntut "mahar" 180 juta euro (sekitar Rp 2,6 triliun) dari klub peminat.

Pengeluaran bisa melonjak hingga 400 juta euro mencakup gaji dan bonus untuk kapten tim nasional Portugal itu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X