Southgate: Kami Kendalikan Permainan, Inggris Mestinya Bisa Menang

Kompas.com - 11/06/2017, 08:49 WIB
Manajer Inggris, Gareth Southgate, mengamati permainan anak asuhnya dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Lithuania pada  26 Maret 2017. 
Glyn KIRK / AFPManajer Inggris, Gareth Southgate, mengamati permainan anak asuhnya dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Lithuania pada 26 Maret 2017.
|
EditorEris Eka Jaya

KOMPAS.com - Pelatih tim nasional Inggris, Gareth Southgate, mengatakan bahwa timnya seharusnya bisa memenangi pertandingan saat berlaga melawan Skotlandia.

Hal itu dia ungkapkan setelah The Three Lions, julukan Inggris, ditahan imbang dengan skor 2-2 oleh Skotlandia pada laga Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2018, Sabtu (10/6/2017).

Pada laga itu, Inggris membutuhkan hingga injury time untuk memastikan hasil imbang dramatis dengan Skotlandia. Pasukan Gareth Southgate terselamatkan oleh gol Harry Kane.

Sebelumnya, Inggris unggul terlebih dahulu via gol Alex Oxlade-Chamberlain pada menit ke- 70. Namun, gol itu dibalas oleh tim lawan lewat lesakan dua gol Leigh Griffiths (87' dan 90').

Beruntung, sang kapten, Harry Kane, muncul sebagai pahlawan berkat golnya pada masa injury time.

Baca juga: Hasil Kualifikasi Piala Dunia, Kapten Kane Selamatkan Inggris

Terkait laga itu, Southgate mengaku kecewa timnya hanya bermain imbang karena Kane dkk sebenarnya mengendalikan permainan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini adalah pertandingan yang harus kami menangi. Permainan sepenuhnya kami kendalikan," kata bos Inggris tersebut kepada ITV.

"Ada dua momen berkualitas untuk mengubah pertandingan dari Griffiths dalam hitungan detik, tetapi kami tidak boleh kalah. Kami memiliki mentalitas dan pada akhirnya kami menunjukkan hal itu," ucapnya.

Selain itu, Southgate pun mengatakan Inggris seharusnya bisa lebih efektif di depan gawang lawan. 

"Kami sampai pada suasana yang tidak bersahabat (tertinggal) meski permainan terkontrol," kata Southgate.

"Kami seharusnya lebih tajam, tetapi jika Anda tidak mendapatkan gol kedua, Anda bisa 'dihukum'. Tujuan kami adalah lolos dan kami masih berada di puncak grup," ucapnya.

Hasil ini tidak mengubah posisi Inggris dari puncak klasemen dengan koleksi 14 poin dari enam laga. Mereka unggul tiga angka atas Slovenia, yang menang 2-0 atas Malta pada waktu serupa.

Adapun Skotlandia terbenam di posisi keempat dengan delapan angka. Ini juga tidak lepas dari dua kekalahan beruntun yang dialami mereka pada Oktober dan November 2016.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X