Kompas.com - 06/06/2017, 10:40 WIB
Para bobotoh menunjukkan dukungan kepada Persib Bandung saat bertanding melawan Mitra Kukar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (18/6/2016). HERKA YARIS/JUARA.netPara bobotoh menunjukkan dukungan kepada Persib Bandung saat bertanding melawan Mitra Kukar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (18/6/2016).
|
EditorEris Eka Jaya

BANDUNG, KOMPAS.com - Salah satu organisasi bobotoh, yakni Viking Persib Club (VPC), mengeluarkan sikap terkait kondisi Persib Bandung saat ini.

Mereka menyikapi terkait rencana mundurnya pelatih Djadjang Nurdjaman dan Manajer Umuh Muchtar.

Ada lima poin yang dikeluarkan oleh VPC. Hal itu berdasarkan rapat internal pengurus yang dilaksanakan pada Senin (5/7/2017) malam.

Sebelumnya, rencana mundurnya Djadjang Nurdjaman dan Umuh Muchtar muncul seusai tim kebanggaan bobotoh ini menelan kekalahan kedua beruntun di Liga 1.

Teranyar, Persib kalah 0-2 dari tuan rumah Bhayangkara FC, Minggu (4/6/2017).

Baca juga: Djanur Mundur dari Kursi Pelatih Persib? 

Djanur, sapaan akrab Djadjang, bahkan sudah siap untuk dievaluasi oleh manajamen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, dia juga menyampaikan keinginan keluarga yang memintanya untuk meninggalkan kursi panas pelatih Persib karena desakan yang sangat besar di media sosial.

Berikut lima poin yang dikeluarkan oleh Viking:

1. VPC meminta Djadjang Nurdjaman dan Umuh Muchtar tidak tergesa-gesa untuk menyatakan mundur.

2. VPC tetap memberikan dukungan kepada Djadjang Nurdjaman dan Umuh Muchtar sesuai dengan fungsinya agar tidak mundur dari Persib Bandung selama putaran pertama Liga 1 2017 masih berjalan.

3. Bilamana pada akhir putaran pertama prestasi dan performa Persib Bandung masih stagnan, demi tim kebangaan kami, VPC tidak akan menahan Djadjang Nurdjaman dan Umuh Muchtar untuk mundur.

4. VPC meminta awak Persib Bandung beserta jajaran manajerial menjadikan rapor minor di pertengahan putaran pertama Liga 1 2017 ini sebagai bahan evaluasi.

5. VPC meminta Pelatih Djadjang Nurdjaman diberikan kebebasan untuk meramu tim. Dalam hal ini, VPC tidak mengindahkan pihak mana pun yang hendak mengintervensi kewenangan pelatih. (Fifi Nofita)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber JUARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.