Kompas.com - 06/06/2017, 08:45 WIB
Penyerang Tottenham Hotspur, Harry Kane, memberikan tepuk tangan kepada suporter seusai melawan Hull City pada 21 Mei 2017. Lindsey PARNABY / AFPPenyerang Tottenham Hotspur, Harry Kane, memberikan tepuk tangan kepada suporter seusai melawan Hull City pada 21 Mei 2017.
EditorAloysius Gonsaga AE

LONDON, KOMPAS.com - Penyerang Inggris asal Tottenham Hotspur, Harry Kane, menilai dirinya layak dipertimbangkan sebagai kandidat kapten untuk tim nasional menggantikan Wayne Rooney.

Pelatih The Three Lions, Gareth Southgate, memercayakan ban kapten Inggris untuk Kane dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Skotlandia, Sabtu (10/6/2017).

Sebab, Rooney tidak berpartisipasi spada pertandingan tersebut.

Meski baru mengantongi 17 caps di tim nasional, Kane tidak ragu menyebut dirinya pantas menjadi suksesor Rooney sebagai skipper Inggris.

Baca Juga:

Harry Kane, Si Raja Gol Premier League 2016-2017

Target 100 Gol Harry Kane

Harry Kane Menjadi Pemain Gendut apabila...

"Saya menilai diri saya sendiri sebagai sosok pemimpin di tim. Saya berharap bisa punya jabatan secara resmi. Walau saya masih 23 tahun, Inggris punya banyak pemain lebih muda dan saya akrab dengan mereka semua," kata Kane.

Menurut Kane, dia tidak akan kesulitan membangun relasi dengan para kompatriotnya di tim nasional.

"Saya punya hubungan baik dengan para pemain, baik yang lebih muda maupun yang lebih tua. Di Inggris juga ada beberapa pemain Tottenham Hotspur yang biasa bermain dan berlatih dengan saya. Kami kenal baik di lapangan maupun di luar lapangan," tutur Kane.

Di luar masalah ban kapten, Kane meminta timnya tidak terbawa hasil saat menjamu Skotlandia pada pertemuan perdana di Wembley, London, November lalu. Kala itu, Inggris menang 3-0.

Bagi Kane, laga di Hampden Park akan lebih sulit ketimbang di London.

"Tentu saja Inggris ingin menang. Memang akan lebih sulit saat bermain di kandang lawan, tetapi dengan materi tim yang ada, kami bisa melakukannya selama tidak larut dalam euforia. Kami hanya perlu tenang dan mengikuti strategi awal," tuturnya.



Sumber JUARA
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sofia Balbi, Cinta dan Energi Dahsyat dalam Karier Luis Suarez

Sofia Balbi, Cinta dan Energi Dahsyat dalam Karier Luis Suarez

Sports
Rashford Merasa 'Terkekang' Semasa Dilatih Jose Mourinho

Rashford Merasa "Terkekang" Semasa Dilatih Jose Mourinho

Liga Inggris
Juventus Sedang Kritis, Bagaimana Nasib Pirlo dan Ronaldo?

Juventus Sedang Kritis, Bagaimana Nasib Pirlo dan Ronaldo?

Liga Italia
Mengapa Jersey Utama Manchester City Berwarna Biru Langit?

Mengapa Jersey Utama Manchester City Berwarna Biru Langit?

Sports
Kritik Pedas pada Wacana Perubahan Regulasi yang Bikin Gaduh

Kritik Pedas pada Wacana Perubahan Regulasi yang Bikin Gaduh

Liga Indonesia
Daftar 14 Tim Penghancur Juventus di Stadion Allianz, AC Milan Lakon Terbaru

Daftar 14 Tim Penghancur Juventus di Stadion Allianz, AC Milan Lakon Terbaru

Liga Italia
Meski Peluang Menipis, Barcelona Belum Menyerah Kejar Titel Liga Spanyol

Meski Peluang Menipis, Barcelona Belum Menyerah Kejar Titel Liga Spanyol

Liga Spanyol
Ranking BWF, Marcus/Kevin dkk 'Gagal' Buru Poin Usai Malaysia Open Ditunda

Ranking BWF, Marcus/Kevin dkk "Gagal" Buru Poin Usai Malaysia Open Ditunda

Badminton
Gara-gara Hal Ini, Solskjaer Dibilang Tak Percaya dengan Paul Pogba

Gara-gara Hal Ini, Solskjaer Dibilang Tak Percaya dengan Paul Pogba

Liga Inggris
Edinson Cavani Perpanjang Kontrak di Man United sampai 2022

Edinson Cavani Perpanjang Kontrak di Man United sampai 2022

Liga Inggris
Juventus Terancam Lenyap dari Serie A jika Tak Mundur dari Super League

Juventus Terancam Lenyap dari Serie A jika Tak Mundur dari Super League

Liga Italia
Ketika Legenda MotoGP Diminta Bujuk Valentino Rossi agar Pensiun...

Ketika Legenda MotoGP Diminta Bujuk Valentino Rossi agar Pensiun...

Motogp
Sapri Pantun Meninggal Dunia, Sempat Dukung Persija Sebelum Final Piala Menpora

Sapri Pantun Meninggal Dunia, Sempat Dukung Persija Sebelum Final Piala Menpora

Liga Indonesia
Ingin Atasi Stunting demi Cetak Atlet Berprestasi, Menpora Teken MoU dengan BKKBN

Ingin Atasi Stunting demi Cetak Atlet Berprestasi, Menpora Teken MoU dengan BKKBN

Sports
Persaingan Liga Spanyol Memanas, Barcelona Butuh Keajaiban untuk Juara

Persaingan Liga Spanyol Memanas, Barcelona Butuh Keajaiban untuk Juara

Liga Spanyol
komentar di artikel lainnya
Close Ads X