Kompas.com - 04/06/2017, 08:07 WIB
EditorJalu Wisnu Wirajati

CARDIFF, KOMPAS.com - Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, menilai gol kedua Real Madrid yang dicetak Casemiro menjadi faktor utama kekalahan timnya. Dia juga memuji penampilan luar biasa Real Madrid, khususnya pada babak kedua.  

Real Madrid berhasil mempertahankan gelar juara Liga Champions 2016-2017 setelah menang 4-1 atas Juventus pada pertandingan final di Stadion Millenium, Sabtu (3/6/2017) atau Minggu dini hari WIB.

Cristiano Ronaldo menjadi bintang pada laga ini. Dia mencetak dua gol Real Madrid ke gawang Gianluigi Buffon pada menit ke-20 dan ke-64.

Dua gol pasukan Zinedine Zidane lainnya dicetak oleh Casemiro (61') dan Marco Asensio (90'). Adapun gol balasan Juventus dibukukan Mario Mandzukic (27').

"Kami tampil bagus, terutama pada babak pertama. Namun, kami gagal memanfaatkan kesempatan tersebut. Miralem Pjanic juga mengalami masalah di lutut. Real Madrid menaikkan tempo permainan dan kami pun kesulitan," kata Allegri kepada Mediaset Premium.

"Juventus kebobolan lewat gol pantulan dan setelah itu para pemain menyerah secara psikologis. Kami seharusnya bertahan sekuat tenaga, tetapi saya menganggap laga ini layak jadi pelajaran untuk lebih dewasa," lanjutnya.

Baca juga: Ronaldo: Saya Pencetak Gol Terbanyak Liga Champions

Allegri lantas menyoroti gol Casemiro. Gol kedua Real Madrid datang pada menit ke-61 lewat Casemiro lewat golnya pada menit ke-61 dari luar kotak penalti.

Bola sempat mengenai kaki gelandang Juventus, Sami Khedira, sebelum bersarang telak ke gawang Juventus. Di mata Allegri, gol itulah yang menjatuhkan mental para pemainnya.

"Real Madrid punya pemain yang sangat bagus dan bermain luar biasa di babak kedua. Namun, gol kedua merekalah yang benar-benar membuat kami kehilangan arah," ucap Allegri.

"Juventus memang seharusnya bereaksi, tetapi Anda tidak bisa memenangi pertandingan dengan berandai-andai. Kami akan mencoba lagi tahun depan dan akan belajar lebih baik," tutur mantan pelatih AC Milan itu.

Bagi Allegri, ini adalah kegagalan keduanya pada laga final Liga Champions. Dua tahun lalu, Juventus juga gagal menjadi yang terbaik setelah kalah dari rival utama Real Madrid, Barcelona.  (Lariza Oky Adisty)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber JUARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.