Hanafi Berharap Komarudin Kembali Moncer Saat Jumpa Madura United

Kompas.com - 01/06/2017, 09:16 WIB
Pelatih Persegres Gresik United Hanafi (kiri) dan Fitrul Dwi Rustapa (tengah), selepas pertandingan kontra PSM Makassar, Minggu (28/5/2017). Kompas.com/Hamzah ArfahPelatih Persegres Gresik United Hanafi (kiri) dan Fitrul Dwi Rustapa (tengah), selepas pertandingan kontra PSM Makassar, Minggu (28/5/2017).
|
EditorAloysius Gonsaga AE

GRESIK, KOMPAS.comPersegres Gresik United akan melanjutkan kiprahnya pada ajang Liga 1. Setelah bermain imbang 1-1 kontra PSM Makassar, Laskar Joko Samudro akan mengunjungi markas Madura United di Stadion Gelora Bangkalan, Kamis (1/6/2017) malam.

Pelatih Persegres Hanafi berharap, para penyerang timnya bisa kembali tampil tajam. Dia memberikan penekanan kepada Komarudin agar bisa lebih baik seandainya Patrick da Silva mendapat pengawalan ketat dari para bek Madura United.

“Persegres setiap tampil sebetulnya bagus, mungkin kalau saya nilai 7 dan itu sudah ditampilkan di mana-mana. Tapi kalau saat tampil lawan PSM kemarin sudah bagus, maka besok harus bisa tampil lebih bagus lagi,” ujar Hanafi, Rabu (31/5/2017).

“Komarudin itu sebenarnya saat latihan biasa-biasa saja, tapi saat ditampilkan bisa cetak gol. Tidak hanya lawan PSM, namun dia lawan Persiba (Balikpapan) juga mampu cetak gol. Pemain model inilah yang kami butuhkan saat ini,” kata dia.

Hanafi juga tidak menampik, bila hasil imbang saat menjamu PSM yang masih memuncaki klasemen sementara saat ini, menjadi modal berharga tim asuhannya dalam mengimbangi permainan yang bakal ditampilkan skuad Madura United.

“Terus terang, itu (imbang atas PSM) juga menjadi modal kami menghadapi Madura. Meski setiap tim tentunya berbeda, dan pasti memiliki strategi yang berbeda-beda,” ucap Hanafi.

Hanafi menjelaskan, dirinya sudah mengantongi pola permainan Madura United. Ia pun menegaskan, belum berniat meninggalkan patron strategi yang sudah diterapkan walaupun ada firasat Patrick da Silva akan mendapatkan pengawalan ketat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kebanyakan tim kan biasa mengunakan strategi seperti itu. Jadi bagaimana menghadapi model permainan 4-2-3-1, kami sudah siap,” tutur mantan arsitek Perseru Serui ini.

Duel nanti tidak akan mudah bagi Persegres. Sebab, tim asuhan Gomes de Oliviera tersebut tercatat masih lebih baik di klasemen sementara dengan menghuni peringkat keenam, sedangkan Persegres masih berkubang di papan bawah karena ada di peringkat ke-17 dengan koleksi 5 poin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.