Kompas.com - 29/05/2017, 16:33 WIB
Tim nasional U-19 Indonesia berfoto dengan latar belakang Menara Eiffel, Perancis. Dok. Wide PutraTim nasional U-19 Indonesia berfoto dengan latar belakang Menara Eiffel, Perancis.
|
EditorAloysius Gonsaga AE

 

KOMPAS.com - Pelatih tim nasional U-19 Indonesia, Indra Sjafri, menyatakan timnya akan tetap memeragakan permainan dengan penguasaan bola saat melawan Brasil pada pertandingan pertama penyisihan Grup C Toulon Tournament 2017 di Stade d'Honneur Marcel Roustan, Salon-de-Provence, Rabu (31/5/2017). Bagi Indra Sjafri, penguasaan bola menjadi identitas Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan.

Baca juga: Inspirasi Ayah dan Messi, Anak Medan Ini Ingin Bela Barcelona

Dibanding Brasil, Indonesia merupakan "anak baru" pada Toulon Tournament. Indonesia baru kali pertama mengikuti ajang tahunan ini yang melahirkan banyak pemain hebat seperti Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Sementara itu Brasil merupakan tim yang berada di urutan kedua peraih gelar terbanyak, setelah Perancis. Tim berjulukan Samba tersebut mengoleksi delapan gelar.

Indra Sjafri mengakui bahwa Brasil adalah tim kuat. Namun, dia juga ingin melihat reaksi anak asuhnya saat melawan tim kuat.

"Sesuai rencana, program kami untuk uji coba ada tiga level yakni ringan, seimbang, dan lebih kuat. Brasil adalah tim kuat. Kami ingin melihat anak-anak bermain dengan tim yang lebih kuat," kata Indra kepada Kompas.com, Senin (29/5/2017).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meskipun melawan tim dengan tradisi gelar juara bukan berarti Indonesia akan mengubah cara bermain saat melawan Brasil.

"Cara main kami tetap dengan identitas kami yakni dominan dalamn penguasaan bola," ujarnya.

Baca juga: Ketika Ezra Walian Towel Irfan Bachdim

Saat melawan Brasil, Indonesia tak akan sendiri. Warga Indonesia yang menetap di Perancis diminta untuk mendukung langsung perjuangan skuad Garuda Muda.

"Menurut warga Indonesia yang di sini Dubes sudah memberikan surat edaran kepada seluruh masyarakat Indonesia yang ada di sini untuk mendukung timnas," kata asisten manajer timnas U-19, Wide Putra Ananda.

Timnas U-19 telah tiba di Perancis sejak Sabtu (27/5/2017). Setelah tiba, para pemain dan ofisial langsung mengunjungi tempat-tempat destinasi wisata di Paris. Tempat yang dikunjungi adalah menara Eiffel, Musee Du Louvre, dan gerbang Paris atau Arc de triompe.

Pada petang harinya waktu Paris, para pemain Timnas U-19 diterima dan dijamu oleh Duta Besar Indonesia untuk Perancis di kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Paris, Hotmangaradja MP Pandjaitan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.