Kompas.com - 25/05/2017, 16:46 WIB
Pelatih tim nasional Indonesia, Luis Milla (tengah), makan malam bersama staf dan skuadnya di Surya Cafe Jimbaran, Bali, pada Rabu (24/5/2017). BOLA/JUARA.NET/YAN DAULAKAPelatih tim nasional Indonesia, Luis Milla (tengah), makan malam bersama staf dan skuadnya di Surya Cafe Jimbaran, Bali, pada Rabu (24/5/2017).
|
EditorNugyasa Laksamana

DENPASAR, KOMPAS.com - Pelatih tim nasional U-22 Indonesia, Luis Milla, berpendapat soal minimnya gol yang dibukukan anak asuhnya dalam sebuah pertandingan.

Sejauh ini, Evan Dimas dan kawan-kawan membukukan empat gol dalam empat laga persahabatan yang dilalui. Sebelumnya, timnas melawan Myanmar (1-3), Persija Jakarta (0-0), Persita Tangerang (2-0), dan Persewangi Banyuwangi (1-0).

Dalam jumpa pers jelang melawan Bali United, Jumat (26/5/2017), KOMPAS.com menanyakan kepada Milla mengenai minimnya gol yang dibukukan anak asuhnya.

"Penting mencetak gol banyak tetapi lebih penting mengajarkan pemain mencetak peluang lebih banyak," kata Milla.

Milla tidak memungkiri tumpulnya timnas karena buruknya penyelesaian akhir

"Penyelesaian akhir memang kurang bagus. Namun, saya melihat perkembangan tim yang bermain cukup bagus dan membuat peluang," tutur pelatih asal Spanyol tersebut.

Salah satu solusi yang dilakukan Milla untuk mempertajam serangan anak asuhnya dengan memplot Yabes Roni sebagai penyerang dan Gavin Kwan Adsid jadi bek kanan saat melawan Persewangi kemarin. Kedua pemain bermain pada babak kedua dan Yabes mencetak gol kemenangan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Gavin dan Yabes saya ingin melihat pemain di situasi berbeda. Saya melihat mereka ada potensi. Ini gunanya laga uji coba. Yabes bisa jadi penyerang karena dia bisa bermain di ruang terbuka dan memiliki kecepatan," jelas Milla.

Terkait soal laga melawan Bali United, Milla menganggap pertandingan besok sebagai laga penting.

"Saya akan tetap melalukan analisis pemain. Tujuannya melihat dan mengambil kesimpulan siapa yang layak memperkuat timnas," jelas Milla.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tiba di Tokyo, Zohri Si Gundala Siap Kejar Prestasi pada Olimpiade Tokyo 2020

Tiba di Tokyo, Zohri Si Gundala Siap Kejar Prestasi pada Olimpiade Tokyo 2020

Sports
Langkah Berat Skuad Basket Amerika Serikat di OIimpiade Tokyo 2020

Langkah Berat Skuad Basket Amerika Serikat di OIimpiade Tokyo 2020

Sports
Penganugerahan Medali Olimpiade Tokyo 2020, Atlet Kenakan Masker adalah Keharusan!

Penganugerahan Medali Olimpiade Tokyo 2020, Atlet Kenakan Masker adalah Keharusan!

Sports
Usai Raih Perak di Olimpiade Tokyo 2020, Eko Yuli Irawan Pensiun?

Usai Raih Perak di Olimpiade Tokyo 2020, Eko Yuli Irawan Pensiun?

Sports
Doa Erling Haaland untuk Jadon Sancho yang Resmi ke Manchester United

Doa Erling Haaland untuk Jadon Sancho yang Resmi ke Manchester United

Liga Inggris
Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Brasil Tertahan, Korsel Hajar Rumania 4-0!

Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Brasil Tertahan, Korsel Hajar Rumania 4-0!

Internasional
Lifter China Li Fabin, Berdiri dengan Satu Kaki untuk Pecahkan Dua Rekor Olimpiade

Lifter China Li Fabin, Berdiri dengan Satu Kaki untuk Pecahkan Dua Rekor Olimpiade

Sports
Cristiano Ronaldo Bertahan di Juventus!

Cristiano Ronaldo Bertahan di Juventus!

Liga Italia
Perasaan Melati Daeva Oktaviani Usai Jalani Debut di Olimpiade

Perasaan Melati Daeva Oktaviani Usai Jalani Debut di Olimpiade

Badminton
Hasil Wakil Indonesia di Olimpiade Tokyo - Medali Bertambah, Bulu Tangkis Perkasa

Hasil Wakil Indonesia di Olimpiade Tokyo - Medali Bertambah, Bulu Tangkis Perkasa

Sports
Ada Rasa Bersalah di Balik Ucapan Syukur Eko Yuli Sang Peraih Medali Olimpiade Tokyo

Ada Rasa Bersalah di Balik Ucapan Syukur Eko Yuli Sang Peraih Medali Olimpiade Tokyo

Sports
Hasil Olimpiade Tokyo 2020, Deni Belum Beruntung di Kelas 67 Kg

Hasil Olimpiade Tokyo 2020, Deni Belum Beruntung di Kelas 67 Kg

Sports
Angkat Besi Konsisten Sumbang Medali Olimpiade untuk Indonesia

Angkat Besi Konsisten Sumbang Medali Olimpiade untuk Indonesia

Sports
Menang Sulit Lagi di Olimpiade Tokyo 2020, Begini Kata Praveen/Melati

Menang Sulit Lagi di Olimpiade Tokyo 2020, Begini Kata Praveen/Melati

Badminton
Hari Ketiga Olimpiade Tokyo 2020, Tokyo Alami Penurunan Jumlah Kasus Covid-19

Hari Ketiga Olimpiade Tokyo 2020, Tokyo Alami Penurunan Jumlah Kasus Covid-19

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X