Kompas.com - 17/05/2017, 21:03 WIB
Kiper Indonesia U-19, Satria Tama, melakukan blunder saat berusaha menangkap bola dari sepakan pemain Myanmar U-19 di Vietnam Youth Training Centre, Hanoi, Senin (12/9/2016) sore. ASEANFOOTBALL.orgKiper Indonesia U-19, Satria Tama, melakukan blunder saat berusaha menangkap bola dari sepakan pemain Myanmar U-19 di Vietnam Youth Training Centre, Hanoi, Senin (12/9/2016) sore.
|
EditorAloysius Gonsaga AE

GRESIK, KOMPAS.com – Satu dari 20 pemain yang diboyong Persegres Gresik United menuju kandang Barito Putera pada Rabu (17/5/2017) adalah Satria Tama Hardianto. Dia merupakan penjaga gawang.

Besar kemungkinan, ia bakal dimainkan oleh pelatih Hanafi untuk mengawal gawang tim Laskar Joko Samudro dalam duel di markas Barito Putera, Stadion 17 Mei Banjarmasin, Jumat (19/5/2017).

Satria mengaku siap bila mendapatkan kepercayaan. Dia akan berusaha membayar kepercayaan tersebut dengan menampilkan kemampuan terbaik untuk mengantar Persegres menuai poin.

“Kalau dibilang berat, pasti berat (dapatkan poin lawan Barito Putera). Tapi menurut saya, tidak ada tim yang tidak bisa dikalahkan. Jadi besok kami akan bermain secara maksimal,” tutur Satria, Rabu (17/5/2017).

Apalagi, dia bersama Arsyad Yusgiantoro bakal kembali ke pemusatan latihan Timnas Indonesia U-22 dalam waktu dekat. Satria berharap bisa memberikan kontribusi maksimal sebelum melakoni pemusatan latihan.

“Saya fokus dulu lawan Barito, begitu juga Arsyad. Sebab kami juga ingin Persegres bisa berada di peringkat lebih baik sebelum kami akan kembali gabung pemusatan latihan Timnas pada 22 Mei 2017 mendatang,” ujar dia.

Hanya saja, ia memandang skuad Barito berpotensi menyulitkan Persegres. Satria mengimbau kepada rekan-rekannya untuk tetap fokus, konsentrasi, dan tidak minder dalam melakoni pertandingan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Siapa pemain yang perlu diwaspadai? Semua pemain Barito perlu untuk diwaspadai. Terutama yang perlu mendapat pengawasan lebih adalah Rizky Pora, jangan sampai dia mendapat bola dengan leluasa, sebab bisa bahaya,” ucap Satria.

Satria sendiri dinilai banyak orang sebagai salah satu pemain cukup berpengaruh dalam skuad Persegres saat ini bersama dengan Arsyad. Karena sewaktu diperkuat dua pemain ini, Persegres sukses mengemas poin pada awal musim ini.

“Itu sih penilaian orang lain saja. Tapi kalau saya sama Arsyad gabung, saya dan Arsyad akan memberikan 100 persen untuk tim (Persegres). Masalah lebih enjoy adanya saya sama Arsyad, biar orang lain yang menilai,” kata dia.

Dalam klasemen sementara saat ini, Persegres masih tercatat menghuni peringkat ke-17 dari 18 kontestan kompetisi Liga 1. Mereka mengumpulkan 4 poin dari enam kali pertandingan, hasil dari sekali menang dan satu kali imbang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Indonesia di Piala AFF: Pemegang Rekor 'Pembantaian'

Indonesia di Piala AFF: Pemegang Rekor "Pembantaian"

Sports
Egy Belum Dilepas Klub ke Timnas Indonesia, Bagaimana dengan Elkan dan Witan?

Egy Belum Dilepas Klub ke Timnas Indonesia, Bagaimana dengan Elkan dan Witan?

Liga Indonesia
Ralf Rangnick Kantongi Izin Kerja, Laga Man United Vs Arsenal dalam Pantauan

Ralf Rangnick Kantongi Izin Kerja, Laga Man United Vs Arsenal dalam Pantauan

Liga Inggris
Alasan Maria Londa Jadi Andalan Indonesia di Thailand

Alasan Maria Londa Jadi Andalan Indonesia di Thailand

Sports
Pramudya/Yeremia Gagal Lolos ke Semifinal BWF World Tour Finals: Kami Terlalu Nafsu...

Pramudya/Yeremia Gagal Lolos ke Semifinal BWF World Tour Finals: Kami Terlalu Nafsu...

Badminton
Kedok Dokter Gadungan PSS Sleman Terbongkar, Pernah Tugas di Timnas!

Kedok Dokter Gadungan PSS Sleman Terbongkar, Pernah Tugas di Timnas!

Liga Indonesia
Man United Vs Arsenal: Ronaldo Dituding Tak Bisa “Pressing”, Carrick Punya Jawaban

Man United Vs Arsenal: Ronaldo Dituding Tak Bisa “Pressing”, Carrick Punya Jawaban

Liga Inggris
BWF World Tour Finals: Tampil Menyerang Jadi Kunci Praveen/Melati Tekuk Wakil Inggris

BWF World Tour Finals: Tampil Menyerang Jadi Kunci Praveen/Melati Tekuk Wakil Inggris

Badminton
Rekap Hasil BWF World Tour Finals: Minions Batal Tanding, Pramel Buka Asa, Pram/Yere...

Rekap Hasil BWF World Tour Finals: Minions Batal Tanding, Pramel Buka Asa, Pram/Yere...

Badminton
Syarat Greysia/Apriyani Lolos ke Semifinal BWF World Tour Finals: Tak Ada Pilihan Selain...

Syarat Greysia/Apriyani Lolos ke Semifinal BWF World Tour Finals: Tak Ada Pilihan Selain...

Badminton
Egy Absen pada Laga-laga Awal Timnas Indonesia di Piala AFF 2020, Ini Alasannya

Egy Absen pada Laga-laga Awal Timnas Indonesia di Piala AFF 2020, Ini Alasannya

Liga Indonesia
Berapa Jumlah Gol Cristiano Ronaldo ke Gawang Arsenal?

Berapa Jumlah Gol Cristiano Ronaldo ke Gawang Arsenal?

Sports
China Punya Komitmen pada Tenis, tapi...

China Punya Komitmen pada Tenis, tapi...

Sports
 Sambil Tonton BWF World Tour Finals, Jokowi Apresiasi Skuad Indonesia untuk Piala Thomas

Sambil Tonton BWF World Tour Finals, Jokowi Apresiasi Skuad Indonesia untuk Piala Thomas

Badminton
Hasil BWF World Tour Finals: Tekuk Wakil Inggris, Praveen/Melati Raih Kemenangan Perdana Grup

Hasil BWF World Tour Finals: Tekuk Wakil Inggris, Praveen/Melati Raih Kemenangan Perdana Grup

Badminton
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.