Kompas.com - 12/05/2017, 23:29 WIB
Pelatih Persegres Gresik United Hanafi (tengah) dan Fitra Ridwan, selepas pertandingan kontra Persiba Balikpapan. HamzahPelatih Persegres Gresik United Hanafi (tengah) dan Fitra Ridwan, selepas pertandingan kontra Persiba Balikpapan.
|
EditorAloysius Gonsaga AE

GRESIK, KOMPAS.com – Pekan keenam kompetisi Liga 1 terasa indah bagi skuad Persegres Gresik United. Pasalnya, tim Laskar Joko Samudro berhasil mengemas kemenangan perdana musim ini.

Menjamu Persiba Balikpapan di Stadion Petrokimia, Gresik, Jumat (12/5/2017) malam, Persegres mencatat kemenangan tipis 2-1 melalui gol Patrick da Silva pada menit ke-22 dan Komarudin (40). Gol balasan Persiba dihasilkan Marlon da Silva dari titik putih pada menit ke-51.

“Kebetulan posisinya terjepit, ternyata anak-anak bermain luar biasa. Soal kunci kemenangan, saya kira motivasi, karena anak-anak juga sudah janji, bila perlu mati di lapangan usai terpuruk,” ucap pelatih Persegres Hanafi selepas pertandingan.

“Soalnya kalau anak-anak semangat dan terus hati-hati, terus nggak ada gangguan, setelah jadwal terus kemarin dipengaruhi wasit (lawan Bhayangkara), kami main di mana-mana bagus, mulai Persib Bandung, Borneo, dan ini tadi anak-anak bisa tampil seperti itu,” kata dia.

Hanafi dan Persegres memang pantas bersyukur, karena selepas mengais poin perdana usai menahan imbang tuan rumah Persipura Jayapura pada pekan pertama, mereka terus menderita kekalahan hingga terakhir tumbang 1-2 dari Bhayangkara FC.

“Tadi itu semangat anak-anak sendiri kepengen menang itu luar biasa. Saya sampaikan jelang pertandingan, bila perlu mati di lapangan. Tapi itu istilah saja untuk memompa semangat mereka di lapangan (saat pertandingan),” ujar Hanafi.

Mengenai gol balasan Persiba yang tercipta melalui eksekusi, Hanafi juga menilai keputusan wasit Suprapto sudah tepat. Hanafi sendiri berada jauh dari lokasi benturan antarpemain.

“Kita jauh ya tadi. Tapi memang ada counter attack kemudian si Jeki (Arisandi) tadi terlambat, wasit yang lebih dekat jadi dia yang lebih tahu,” tutur mantan arsitek Perseru Serui ini.

Raihan ini juga cukup disyukuri Fitra Ridwan. Gelandang Persegres ini merasa lega, karena tim yang diperkuatnya akhirnya mampu pecah telur.

“Alhamdulillah untuk kemenangan pertama ini. Saya berharap, tim tetap fokus dalam menatap pertandingan selanjutnya, sehingga bisa terus mendapat kemenangan dalam pertandingan-pertandingan selanjutnya,” ucap Fitra.

Dengan tambahan 3 poin yang didapat, Persegres pun untuk pertama kali meninggalkan posisi sebagai juru kunci di klasemen sementara. Kini, tim Laskar Joko Samudro berada di peringkat ke-17 dan bertukar posisi dengan Persiba.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.