Kompas.com - 12/05/2017, 18:55 WIB
Para pemain Tottenham Hotspur merayakan gol Moussa Dembele (19) ke gawang Bournemouth pada partai lanjutan Premier League - kasta teratas Liga Inggris - di Stadion White Hart Lane, Sabtu (15/4/2017). BEN STANSALL/AFPPara pemain Tottenham Hotspur merayakan gol Moussa Dembele (19) ke gawang Bournemouth pada partai lanjutan Premier League - kasta teratas Liga Inggris - di Stadion White Hart Lane, Sabtu (15/4/2017).
|
EditorFerril Dennys

KOMPAS.com - Tottenham Hotspur akan melakoni partai pamungkas di musim ini di Stadion White Hart Lane saat akan menjamu Manchester United, Minggu (14/5/2017) pukul 22.30 WIB.

Tim besutan Mauricio Pochettino itu butuh hasil positif di laga tersebut agar bisa membuat catatan penting dalam sejarah klub.

Kekalahan 0-1 dari West Ham United pada pekan ke-35 Liga Inggris membuat target realistis musim ini hanya finis sebagai runner-up.

Saat ini, tim dengan sebutan Spurs itu menempati posisi kedua klasemen sementara dengan kemasan 77 poin di tiga laga tersisa.

Baca juga: Apa Kata Didier Zokora soal Pertarungan dengan Michael Essien?

Maksimal perolehan poin Tottenham di tiga partai tersisa hanya 86 poin.

Sedangkan Chelsea sekarang sudah mengemas 84 poin di puncak klasemen. Tambahan tiga poin membuat Chelsea dapat mengunci gelar juara musim ini.

Kendati demikian, skuad besutan Mauricio Pochettino setidaknya masih memungkinkan mencetak dua rekor klub di pertandingan melawan Man United.

Rekor pertama adalah menyamai rekor kemenangan kandang beruntun yang terjadi pada 1987. Kala itu, Tottenham bisa mencatatkan 14 kemenangan tanpa putus.

Kemenangan atas rival sekota, Arsenal di White Hart Lane, Minggu (30/4/2017), membuat Spurs mengemas 13 kemenangan beruntun hingga saat ini.

Artinya, Harry Kane dkk butuh menghasilkan tiga poin di pertandingan melawan Man United.

Rekor kedua, yakni tidak mengalami kekalahan di laga kandang dalam satu musim.

Tottenham hanya butuh minimal hasil seri dari Man United untuk bisa mengulangi sejarah yang pernah dibuat lebih dari setengah abad lalu, tepatnya pada musim 1964-1965.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber JUARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.