Kompas.com - 12/05/2017, 08:57 WIB
Pelatih Persegres Gresik United Hanafi (kanan), dalam jumpa pers sebelum pertandingan kontra Persiba Balikpapan. HamzahPelatih Persegres Gresik United Hanafi (kanan), dalam jumpa pers sebelum pertandingan kontra Persiba Balikpapan.
|
EditorAloysius Gonsaga AE

GRESIK, KOMPAS.comPersegres Gresik United baru meraih satu poin dari lima pertandingan Liga 1 yang sudah dilakoni. Alhasil, tim berjulukan Laskar Joko Samudro ini menempati posisi ke-18 atau berada di dasar klasemen.

Pelatih Persegres, Hanafi, mengakui timnya sudah berusaha keras meraih hasil maksimal tetapi ada saja kendala. Dia pun pasrah dan siap menerima apapun keputusan manajemen soal masa depannya.

“Kami serahkan (kepada manajemen), kami terima apa adanya. Mau apa lagi, kami sudah ngomong, kami sudah evaluasi berulang-ulang mulai jadwal, tetapi ada juga gangguan lagi seperti lawan Bhayangkara kemarin, mudah-mudahan besok tidak ada lagi. Saya siap menanggung risiko apapun,” ucap Hanafi, Kamis (11/5/2017).

Mantan arsitek Perseru Serui ini juga menilai, pemecatan sudah menjadi risiko profesi yang dijalaninya. Dia pun siap bila manajemen melakukan evaluasi sewaktu-waktu.

“Jadi misalkan diganti, itu sudah risiko. Kami mulai awal sudah siap, kemarin itu mulai Piala Presiden layak apa nggak, ternyata itu uji coba. Terus kemudian lawan Persipura (Jayapura), ternyata memang suporter minta ya silahkan, saya siap,” kata dia.

Sebagai pelatih, Hanafi mengaku dirinya memang harus bertanggung jawab dengan apa yang didapatkan tim asuhannya. Ia tidak ingin menyalahkan pemain atau siapapun, meski dari skuad Persegres yang ada saat ini Hanafi merasa perlu tambahan pemain.

“Kemarin itu sudah saya sampaikan kalau ada kesempatan, meski sebenarnya saya juga nggak terlalu berharap dengan marquee player. Tapi sekarang, Persegres itu butuh marquee player striker. Itu sudah diusahakan oleh manajemen, tapi ternyata nggak nyampe, waktunya sudah tutup. Katanya tanggal 15, tapi ternyata tanggal 30. Padahal semua sudah siap, tinggal datangkan aja,” tutur Hanafi.

Oleh sebab itu, misi bangkit dari keterpurukan pun diusung oleh skuad Persegres, saat menjamu Persiba Balikpapan di Stadion Petrokimia, Jumat (12/5/2017) malam. Kebetulan, kedua tim juga sama-sama belum menemukan pola permainan yang stabil, serta sama-sama masih menghuni posisi bawah klasemen sementara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Klub J-League Ini Ingin Buat Patung Iniesta

Klub J-League Ini Ingin Buat Patung Iniesta

Liga Lain
Hasil Bhayangkara FC Vs Persebaya 2-1: Catatkan Comeback, The Guardian ke Puncak Klasemen Liga 1!

Hasil Bhayangkara FC Vs Persebaya 2-1: Catatkan Comeback, The Guardian ke Puncak Klasemen Liga 1!

Liga Indonesia
Pelatih Borneo FC Akui Persib Tampil Lebih Baik dari Pesut Etam

Pelatih Borneo FC Akui Persib Tampil Lebih Baik dari Pesut Etam

Liga Indonesia
Pemilik Juventus Kecewa dengan Sikap Dybala, Inter Milan Siap Terima

Pemilik Juventus Kecewa dengan Sikap Dybala, Inter Milan Siap Terima

Liga Italia
Reaksi Haruna Soemitro Dengar Pendukung Timnas Mulai Turun ke Jalan

Reaksi Haruna Soemitro Dengar Pendukung Timnas Mulai Turun ke Jalan

Liga Indonesia
Merah Putih Diizinkan Berkibar Lagi, Komisi X DPR Apresiasi Menpora dan Tim Satgas

Merah Putih Diizinkan Berkibar Lagi, Komisi X DPR Apresiasi Menpora dan Tim Satgas

Sports
Babak Pertama Bhayangkara FC Vs Persebaya 0-1, Gol Solo Run Taisei Marukawa Jadi Pembeda

Babak Pertama Bhayangkara FC Vs Persebaya 0-1, Gol Solo Run Taisei Marukawa Jadi Pembeda

Liga Indonesia
PSSI Berharap Ipswich Town Izinkan Elkan Baggott Bergabung dengan Timnas

PSSI Berharap Ipswich Town Izinkan Elkan Baggott Bergabung dengan Timnas

Liga Indonesia
Brighton Vs Chelsea: Ketinggalan 13 Angka, Tuchel Tak Terima

Brighton Vs Chelsea: Ketinggalan 13 Angka, Tuchel Tak Terima

Liga Inggris
Popularitasnya Disorot AFC, Zahra Muzdalifah Ungguli Pemain Chelsea

Popularitasnya Disorot AFC, Zahra Muzdalifah Ungguli Pemain Chelsea

Liga Indonesia
Covid-19 Jadi Alasan Kebijakan Baru Tiket Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

Covid-19 Jadi Alasan Kebijakan Baru Tiket Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

Sports
Coppa Italia Juventus Vs Sampdoria: Allegri Serius demi Sekoci Trofi

Coppa Italia Juventus Vs Sampdoria: Allegri Serius demi Sekoci Trofi

Liga Italia
Hasil Borneo FC Vs Persib 0-1: Beckham-Rashid Jadi Pembeda, Maung Bandung Dekati Puncak Klasemen

Hasil Borneo FC Vs Persib 0-1: Beckham-Rashid Jadi Pembeda, Maung Bandung Dekati Puncak Klasemen

Liga Indonesia
Merah Putih Segera 'Halal' Berkibar, Kurniawan DY Turut Gembira

Merah Putih Segera "Halal" Berkibar, Kurniawan DY Turut Gembira

Liga Indonesia
IBL 2022, Main Tanpa Beban Jadi Kunci Indonesia Patriots Kalahkan Evos Thunder

IBL 2022, Main Tanpa Beban Jadi Kunci Indonesia Patriots Kalahkan Evos Thunder

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.