Kompas.com - 11/05/2017, 07:22 WIB
|
EditorAloysius Gonsaga AE

LAMONGAN, KOMPAS.comPersela Lamongan kembali mengemas poin sempurna di kandang sendiri dalam lanjutan kompetisi Liga 1. Kali ini, tim Laskar Joko Tingkir mengalahkan Persija Jakarta 1-0 di Stadion Surajaya, Lamongan, Rabu (10/5/2017).

Satu-satunya gol itu disumbang oleh Ivan Carlos. Dia memanfaatkan kesalahan William Pacheco, yang kurang sempurna dalam mengamankan umpan silang Fahmi Al Ayyubi saat pertandingan memasuki menit ke-31.

“Saat meeting di mess dengan para pemain (sebelum pertandingan), saya bilang kepada para pemain harus all out lebih dari tim tamu, karena ini rumah kami. 'Kamu tidak boleh kalah, harus semangat',” ujar pelatih Persela Heri Kiswanto, selepas pertandingan.

“Selain itu, ada beberapa pemain Persija yang bisa diredam. Para pemain juga saya bilangi, harus bisa kuasai lini tengah dan harus bisa bermain cerdik serta cerdas dalam memanfaatkan peluang,” kata pelatih yang akrab disapa Herkis tersebut.

Padahal dalam laga ini, Herkis coba melakukan rotasi kepada beberapa pemainnya. Mulai dari memainkan Eka Ramdani dan Edy Gunawan sebagai starter, hingga baru menurunkan Jose Coelho sebagai pemain pengganti.

“Ada beberapa pemain yang kami rotasi. Kami mainkan beberapa pemain baru. Jadi beberapa pemain semuanya bisa rotasi, tapi tim tetap tidak terpengaruh karakteristrik permainan,” tutur mantan arsitek PSS Sleman ini.

Kredit khusus juga diberikan Herkis kepada sosok Kosuke Uchida, yang dinilai tampil mobile. Permainan tidak mengenal lelah yang ditunjukkan gelandang asal Jepang tersebut, dianggap membuat para pemain Persija kesulitan dalam mengembangkan pola permainan yang diharapkannya.

“Dari awal pun saya mengira, dia layak dapat apresiasi, karena dia tampil fight dan berjuang sangat militan. Ini tentunya dipadukan dengan beberapa pemain kayak Eka dan yang senior-senior, pasti bisa lebih baik dan itu benar,” ucap dia.

Sementara Edy Gunawan yang baru pertama kalinya dimainkan secara penuh oleh Herkis, mengaku sangat gembira. Ia pun berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya, dalam berpartisipasi membawa tim yang dibelanya meraih kemenangan.

“Terima kasih kepada pelatih yang telah memberikan kepercayaan ini. Saya hanya menjawab kepercayaan yang diberikan oleh pelatih,” kata Edy.

Edy juga sebenarnya layak mendapatkan kredit karena ia terlihat tidak canggung, baik saat ditempatkan sebagai sayap kiri pada babak pertama maupun mengisi posisi sayap kanan saat Zainal Arifin memasuki lapangan menggantikan Ivan Carlos.

“Untuk dua-duanya tidak ada masalah, baik main di kiri atau di kanan. Karena saya juga sering bermain di dua posisi itu saat latihan,” ucap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.