Obsesi Terbesar Juventus adalah Juara Liga Champions

Kompas.com - 09/05/2017, 06:21 WIB
Para pemain Juventus merayakan kemenangan atas AS Monaco pada semifinal Liga Champions di Stade Louis II, Rabu (3/5/2017). AFP/FRANCK FIFEPara pemain Juventus merayakan kemenangan atas AS Monaco pada semifinal Liga Champions di Stade Louis II, Rabu (3/5/2017).
EditorAloysius Gonsaga AE

KOMPAS.com - Mantan pemain bintang Juventus, David Trezeguet, mengatakan bahwa memenangi gelar Liga Champions menjadi obsesi terbesar klub yang bermarkas di J-Stadium itu.

Mantan striker berusia 39 tahun itu kini menjadi duta Juventus. Semasa berkarier sebagai pemain di La Vecchia Signora - julukan Juventus - Trezeguet pernah hampir berhasil memenangi satu gelar Liga Champions pada musim 2002-2003.

Akan tetapi, ia gagal mengangkat trofi setelah langkah Juventus berhenti di partai final.

La Vecchia Signora harus puas hanya menjadi runner-up seusai dikalahkan AC Milan lewat drama adu penalti. Trezeguet pun menjadi salah satu pemain yang gagal mencetak dalam adu penalti.

Baca juga:

Kiat Juventus Matikan Kylian Mbappe

Menang atas Monaco, Juventus Belum Pikirkan Juarai Liga Champions

Apa Saja Fakta Menarik dari Kemenangan Juventus atas Monaco?

Musim ini Juventus kembali berpeluang maju ke final Liga Champions dan memenangi gelar paling bergengsi di Eropa tersebut.

Setelah unggul 2-0 atas AS Monaco pada leg pertama di Monte Carlo, Juventus hanya butuh hasil imbang pada partai penentuan atau toleransi kekalahan dengan selisih satu gol.

Laga leg kedua akan berlangsung di J-Stadium, Selasa (9/5/2017) waktu setempat.

"Memenangi Liga Champions adalah obsesi kami, target utama Juventus," kata Trezeguet seperti dilansir L'Equipe.

Pada musim 2014-2015, Juventus juga sanggup mencapai final Liga Champions yang bergulir di Berlin. Namun, mereka tumbang dari Barcelona dengan skor 1-3.

Akan tetapi, Trezeguet menilai skuad asuhan Massimiliano Allegri saat ini lebih baik dari dua tahun lalu.

"Secara fisik tim lebih baik dari dua tahun lalu saat kami dikalahkan Barcelona di final. Saya melihat ada determinasi, agresivitas, dan kerja sama tim dengan sikap positif," ujar dia.



Sumber JUARA
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X