Kompas.com - 05/05/2017, 21:14 WIB
|
EditorAloysius Gonsaga AE

 

KOMPAS.com - Pelatih Persiraja Banda Aceh, Akhyar Ilyas, mengingatkan kejadian Fery Komol adalah terakhir di skuadnya.

"Terus terang, sikap yang dilakukan Fery Komol akan merugikan tim dan diri sendiri. Sebuah tindakan berlebihan di lapangan yang berakibat sanksi," bilang Akhyar Ilyas kepada JUARA.

Usai kejadian Fery menyiramkan air ke pengadil pertandingan. Akhyar mengaku langsung menggelar koordinasi dengan jajaran manajemen.

"Yang jelas, kami tidak akan memberikan toleransi. Kami sangat menyesali tindakan berlebihan Fery Komol di lapangan. Kejadian ini harus menjadi pembelajaran bagi pemain lain," kata Akhyar Ilyas.

Baca Juga: Impian Jokowi di Sepak Bola yang Tercoreng Kekerasan

Dari sisi teknis, sudah pasti Persiraja sangat kehilangan pemain senior tersebut. Sehingga, pelatih harus segera mempersiapkan pemain yang sepadan.

"Sudah pasti kondisi ini akan sangat mengganggu komposisi tim utama. Ya, semoga saja pemain yang diplot menggantikan Fery tampil baik," ucap Akhyar Ilyas.

 

 

Komdis menjatuhkan sanksi kepada pemain Fery Komol dengan sanksi larangan beraktivitas sepak bola di lingkungan PSSI selama 2 bulan akibat menyiramkan air ke wasit.

Kemudian, Persiraja juga dikenakan sanksi denda Rp 20 juta karena terbukti secara bersama-sama para pemain mengerumuni wasit melakukan protes berlebihan sampai wasit terdesak ke luar dari lapangan.



Sumber JUARA

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X