Kompas.com - 03/05/2017, 12:03 WIB
Pelatih timnas U-22 Indonesia Luis Milla saat seleksi timnas U-22 Indonesia di Lapangan Sekolah Pelita Harapan, Tangerang, Banten, Rabu (22/2/2017). Sebanyak 25 pemian sepak bola mengikuti seleksi pertama Timnas Indonesia U-22 proyeksi SEA Games 2017. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOPelatih timnas U-22 Indonesia Luis Milla saat seleksi timnas U-22 Indonesia di Lapangan Sekolah Pelita Harapan, Tangerang, Banten, Rabu (22/2/2017). Sebanyak 25 pemian sepak bola mengikuti seleksi pertama Timnas Indonesia U-22 proyeksi SEA Games 2017.
|
EditorAloysius Gonsaga AE

KOMPAS.com - Pelatih Indonesia U-22, Luis Milla, menilai level kompetisi Liga 1 setara dengan Divisi II Liga Spanyol. Juru taktik berusia 51 tahun itu juga menganggap Indonesia tempat yang ramah bagi orang-orang Eropa.

Luis Milla resmi ditunjuk oleh PSSI sebagai pelatih timnas Indonesia merangkap timnas U-22 per 20 Januari 2017. Artinya, tiga bulan lebih berkutat dengan skuad Merah Putih. Waktu yang cukup bagi dia untuk menilai sepak bola Indonesia.

BACA JUGA: Tentukan Nama Putri Kelima, Boaz Akan Berdoa

Sebelum memantau Liga 1 musim 2017, Milla sudah diberikan rekaman video laga-laga Kejuaraan Sepak Bola Torabika (TSC) 2016. Hal itu dilakukan agar sang pelatih dapat memantau nama-nama calon penghuni timnas yang disodorkan PSSI.

"Jika membandingkan kasta teratas kompetisi sepak bola Indonesia (Liga 1) dengan Spanyol, (di sini) Anda bisa menemukan pertandingan yang ada di Divisi II Liga Spanyol (Segunda B)," ucap Milla seperti dilansir media Spanyol, Diario de Teruel.

Milla juga menganggap bahwa orang-orang Spanyol dan negara raksasa sepak bola Eropa dipandang baik di Indonesia.

"Penting bagi klub-klub di Indonesia untuk mengetahui dari negara sepak bola mana Anda berasal. Mereka menilai tinggi seseorang yang berasal dari Spanyol dan negara-negara Eropa lainnya," kata dia.

BACA JUGA: Apa Hubungan "Marquee Player" Arema dengan Falcao dan Arda Turan?

Pada era Indonesia Premier League (IPL), pemain Bandung FC asal Inggris, Lee Hendrie, bahkan menyamakan level kompetisi sepak bola di Indonesia serupa Liga Conference alias kasta kelima sepak bola Inggris. Pemain yang tampil di kompetisi tersebut adalah campuran antara full time dengan para pemain semipro.

"Standar sepak bola Indonesia? Sangat berbeda, saya rasa sama dengan Liga Conference (di bawah League Two Inggris)," ujar Hendrie dalam sebuah program ESPN UK pada 2011.

"Buruknya lapangan mempengaruhi kualitas sepak bola. Tidak semua lapangan terlihat hijau. Satu ketika saya bisa menguasai bola dengan nyaman tetapi sedetik kemudian harus berhadapan dengan area yang tidak rata," tutur eks pemain Aston Villa itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber JUARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Simak Laporan Langsung SEA Games dari Vietnam di Sporty Kompas.com Pukul 14.00 WIB

Simak Laporan Langsung SEA Games dari Vietnam di Sporty Kompas.com Pukul 14.00 WIB

Sports
SEA Games 2021: Disingkirkan Timnas Indonesia, Pelatih Myanmar Ungkap Kekuatan Utama Garuda

SEA Games 2021: Disingkirkan Timnas Indonesia, Pelatih Myanmar Ungkap Kekuatan Utama Garuda

Liga Indonesia
Juara dan Cetak Sejarah, Tim Piala Thomas India Diguyur Bonus Rp 1,89 Miliar

Juara dan Cetak Sejarah, Tim Piala Thomas India Diguyur Bonus Rp 1,89 Miliar

Badminton
Pesan Coach Naga Api Usai Kekalahan Indonesia di Final Piala Thomas 2022

Pesan Coach Naga Api Usai Kekalahan Indonesia di Final Piala Thomas 2022

Badminton
Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia Vs Malaysia, Kickoff 13.00 WIB

Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia Vs Malaysia, Kickoff 13.00 WIB

Liga Indonesia
Saran Kurniawan DY kepada Timnas Indonesia untuk Hadapi Semifinal SEA Games 2021

Saran Kurniawan DY kepada Timnas Indonesia untuk Hadapi Semifinal SEA Games 2021

Liga Indonesia
Kapan Kali Terakhir Eintracht Frankfurt Juara Liga Europa?

Kapan Kali Terakhir Eintracht Frankfurt Juara Liga Europa?

Sports
Indonesia Persiapkan Pemain Pelapis untuk Piala Thomas 2024

Indonesia Persiapkan Pemain Pelapis untuk Piala Thomas 2024

Badminton
Ukuran Gawang Futsal Sesuai Standar Internasional

Ukuran Gawang Futsal Sesuai Standar Internasional

Sports
Kecerdikan Shin Tae-yong Antar Timnas Indonesia Lolos ke Semifinal SEA Games 2021

Kecerdikan Shin Tae-yong Antar Timnas Indonesia Lolos ke Semifinal SEA Games 2021

Liga Indonesia
Hujan Perugia, Kisah Tragedi, dan Simone Inzaghi: Alasan Inter Milan Bisa Bikin AC Milan Sakit Hati

Hujan Perugia, Kisah Tragedi, dan Simone Inzaghi: Alasan Inter Milan Bisa Bikin AC Milan Sakit Hati

Liga Italia
Atlet Lompat Jauh Vietnam Lamar Kekasih Usai Dapat Emas SEA Games 2021

Atlet Lompat Jauh Vietnam Lamar Kekasih Usai Dapat Emas SEA Games 2021

Sports
Apakah Ukuran Bola Futsal dan Bola Sepak Sama?

Apakah Ukuran Bola Futsal dan Bola Sepak Sama?

Sports
Bulu Tangkis SEA Games 2021: Indonesia Pantang Jadikan Kamboja sebagai “Pemanasan”

Bulu Tangkis SEA Games 2021: Indonesia Pantang Jadikan Kamboja sebagai “Pemanasan”

Badminton
Jadwal Timnas Futsal Indonesia di SEA Games 2021, Siang Ini Lawan Malaysia

Jadwal Timnas Futsal Indonesia di SEA Games 2021, Siang Ini Lawan Malaysia

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.