Kompas.com - 28/04/2017, 08:39 WIB
|
EditorEris Eka Jaya

MANCHESTER, KOMPAS.com - Kapten Manchester City, Vincent Kompany, menyesalkan kegagalan timnya mengalahkan rival sekota, Manchester United, dalam laga derbi di Etihad Stadium, Kamis (27/4/2017).

Menurut pemain asal Belgia tersebut, Man City sudah tampil mendominasi Setan Merah pada pertandingan pekan ke-33 kompetisi Liga Inggris tersebut.

Man City sebenarnya sempat menjebol gawang Setan Merah pada babak kedua, tepatnya lewat gol Gabriel Jesus pada menit ke-90.

Namun, gol itu dinyatakan tidak sah karena Jesus sudah berada dalam posisi off-side. Jika melihat statistik, Man City memang lebih dominan ketimbang tim tamu.

Mereka unggul mutlak dari segi penguasaan bola, yaitu 69,2 persen berbanding 30,8 persen. Kompany dkk juga agresif di depan gawang Man United.

The Sky Blues, julukan Man City, melepas 19 tembakan. Enam di antaranya tepat mengarah ke sasaran.

Sementara itu, Man United hanya punya tiga tembakan sepanjang laga, dengan satu di antaranya on target.

Hal itu yang membuat Kompany sulit menerima timnya tidak bisa menjebol gawang David De Gea, selain gol Jesus yang dianulir tersebut.

"Saya tidak ingat kapan terakhir kali kami bermain sangat mendominasi melawan tim besar, tetapi tidak mendapat hasil yang bagus," kata Kompany usai laga.

Dengan hasil seri ini, Man City berada di peringkat keempat klasemen sementara Liga Inggris dengan 65 poin.

Satu poin tambahan kontra Man United tetap menjaga peluang mereka bertahan di posisi empat besar sampai akhir musim 2016-2017.

"Mendapat satu poin dari pertandingan ini jelas tidak buruk. Namun, kami tidak pernah merasa bahwa laga hari ini sulit atau Man United tim yang patut diwaspadai," kata Kompany. (Lariza Oky Adisty)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber JUARA


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenapa Komdis PSSI Hanya Denda Rp 250 Juta ke Arema FC?

Kenapa Komdis PSSI Hanya Denda Rp 250 Juta ke Arema FC?

Sports
Lineup Ekstra Agresif Juergen Klopp Jadi Kunci Kemenangan Liverpool

Lineup Ekstra Agresif Juergen Klopp Jadi Kunci Kemenangan Liverpool

Liga Champions
Chelsea Vs Milan: Rossoneri Berbahaya, The Blues Waspada

Chelsea Vs Milan: Rossoneri Berbahaya, The Blues Waspada

Liga Champions
Barcelona Kalah dari Inter, Xavi: Tidak Ada Kata Selain Kemarahan

Barcelona Kalah dari Inter, Xavi: Tidak Ada Kata Selain Kemarahan

Liga Champions
Chelsea Vs AC Milan, Ketika Giroud Pulang ke Rumah...

Chelsea Vs AC Milan, Ketika Giroud Pulang ke Rumah...

Sports
Kesaksian Saksi Mata di Gate 13 Stadion Kanjuruhan

Kesaksian Saksi Mata di Gate 13 Stadion Kanjuruhan

Liga Indonesia
Pele Prihatin dengan Tragedi Kanjuruhan, Kirim Pesan Cinta untuk Indonesia

Pele Prihatin dengan Tragedi Kanjuruhan, Kirim Pesan Cinta untuk Indonesia

Liga Indonesia
Real Madrid Vs Shakhtar: Hasrat Los Blancos Tunjukkan Identitas Sebenarnya

Real Madrid Vs Shakhtar: Hasrat Los Blancos Tunjukkan Identitas Sebenarnya

Liga Champions
Iwan Bule Tolak Mundur dari Ketum PSSI, Singgung Tanggung Jawab

Iwan Bule Tolak Mundur dari Ketum PSSI, Singgung Tanggung Jawab

Liga Indonesia
Real Madrid Vs Shakhtar: Ancelotti Tegaskan Pentingnya Gelar Juara Liga Champions bagi Los Blancos

Real Madrid Vs Shakhtar: Ancelotti Tegaskan Pentingnya Gelar Juara Liga Champions bagi Los Blancos

Liga Champions
Tragedi Kanjuruhan Harus Jadi Pelajaran dan Bahan Renungan

Tragedi Kanjuruhan Harus Jadi Pelajaran dan Bahan Renungan

Liga Indonesia
12 Orang dan Arema FC Sudah Dihukum atas Tragedi Kanjuruhan

12 Orang dan Arema FC Sudah Dihukum atas Tragedi Kanjuruhan

Liga Indonesia
BERITA FOTO - Gate 12 dan 13 Menjadi Saksi Bisu Tragedi Kanjuruhan

BERITA FOTO - Gate 12 dan 13 Menjadi Saksi Bisu Tragedi Kanjuruhan

Liga Indonesia
Rencana Persib Bandung Selama Liga 1 2022-2023 Dihentikan

Rencana Persib Bandung Selama Liga 1 2022-2023 Dihentikan

Liga Indonesia
46 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Kisah Pemain Perancis Hilang Gigi

46 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Kisah Pemain Perancis Hilang Gigi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.