Kompas.com - 26/04/2017, 05:49 WIB
Selebrasi gelandang Chelsea, Eden Hazard, seusai membobol gawang Leicester City, pada pertandingan lanjutan Premier League di Stamford Bridge, Sabtu (15/10/2016). Hazard mendedikasikan golnya untuk rekannya, Willian, yang sedang berduka karena ibunya meninggal. Glyn KIRK / AFPSelebrasi gelandang Chelsea, Eden Hazard, seusai membobol gawang Leicester City, pada pertandingan lanjutan Premier League di Stamford Bridge, Sabtu (15/10/2016). Hazard mendedikasikan golnya untuk rekannya, Willian, yang sedang berduka karena ibunya meninggal.
|
EditorAloysius Gonsaga AE

KOMPAS.com - Eden Hazard merasa tidak pantas untuk menjadi kapten Chelsea, meskipun jabatan tersebut bakal lowong untuk musim 2017-2018.

John Terry yang berstatus kapten utama, memang telah memutuskan hengkang pada musim panas 2017. Minimnya jam terbang menjadi alasan pemain belakang berusia 36 tahun itu.

Seiring keputusan Terry, Manajer Antonio Conte pun harus mencari kapten anyar untuk timnya. Beredar sejumlah nama sebagai kandidat seperti Hazard, Gary Cahill, Cesar Azpilicueta, dan Cesc Fabregas.

Peran tersebut tidaklah asing buat Hazard. Dia sempat mengembannya di tim nasional (timnas) Belgia pada Piala Eropa 2016.

"Ketika membicarakan timnas, saya tidak mengetahui apakah sudah menjadi kapten yang baik atau tidak. Namun, saya memimpin di lapangan," tutur Hazard.

Baca: Betapa Signifikan Kontribusi Lilipaly untuk SC Cambuur

EMMANUEL DUNAND/AFP Eden Hazard menjalani jumpa pers bersama tim nasional Belgia di Le Haillan, 20 Juni 2016.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beda hal di luar lapangan. Hazard justru merasa inferior karena tidak memiliki kemampuan beretorika di ruang ganti.

Padahal, aspek tersebut menjadi keunggulan yang sangat menonjol dari sosok Terry dan kapten di tim Inggris kebanyakan.

"Saya tidak suka berbicara banyak. Itu bukanlah tugas saya. Terry, Cahill, Azpilicueta, dan bahkan Fabregas telah melakukannya. Mereka pantas menjadi kapten," kata Hazard.

Terlepas dari pendapat Hazard, Cahill memang menjadi calon paling kuat. Dia memiliki pengalaman sebagai deputi Terry di Chelsea dan Wayne Rooney di timnas Inggris.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.