Kompas.com - 26/04/2017, 05:18 WIB
Para pemain Villarreal melakukan selebrasi setelah gelandang asal Italia, Roberto Soriano, mencetak gol ke gawang Atletico Madrid dalam pertandingan La Liga di Stadion Vicente Calderon, Madrid, Selasa (25/4/2017). PIERRE-PHILIPPE MARCOU/AFPPara pemain Villarreal melakukan selebrasi setelah gelandang asal Italia, Roberto Soriano, mencetak gol ke gawang Atletico Madrid dalam pertandingan La Liga di Stadion Vicente Calderon, Madrid, Selasa (25/4/2017).
EditorAloysius Gonsaga AE

KOMPAS.comAtletico Madrid menelan kekalahan ketika menjamu Villarreal di Vicente Calderon pada pekan ke-34 La Liga, Selasa (25/4/2017). Los Rojiblancos menyerah 0-1 karena gol Roberto Soriano.

Hasil ini membuat posisi Atletico di urutan ketiga, terancam. Dengan raihan 68 poin, Los Rojiblancos hanya unggul tiga atas Sevilla, yang akan menjamu Celta Vigo pada Kamis (27/4).

Sedangkan bagi Villarreal, tambahan tiga poin ini membuat mereka mengumpulkan total 60 poin dan berada di urutan kelima. Si Kapal Selam Kuning tetap menjaga asa masuk zona Liga Champions karena hanya terpaut lima angka dari Sevilla.

Hasil positif ini juga mengamankan Villarreal di zona Liga Europa. Artinya, jika pada akhirnya gagal melengserkan Sevilla, Villarreal mendapat jaminan langsung tampil pada fase grup kompetisi kasta kedua di Eropa tersebut pada musim depan.

Bermain di hadapan publik sendiri, Atletico sebenarnya mendominasi laga. Statistik Livescore menunjukkan bagaimana dominasi Antoine Griezmann dan kawan-kawan.

Selain penguasaan bola sebesar 54 persen, tim besutan Diego Simeone ini pun melakukan 16 usaha tembakan dengan sembilan menemui sasaran. Tetapi Villarreal justru lebih efektif karena dua tendangan on-target menghasilkan satu gol kemenangan.

Satu-satunya gol dalam pertandingan ini tercipta saat delapan menit menjelang bubar. Soriano dengan sempurna menyelesaikan umpan silang pemain pengganti, Cedric Bakambu, untuk menjebol gawang Jan Oblak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah itu, Atletico berusaha memberikan tekanan yang lebih besar. Tetapi, rapatnya barisan pertahanan tim tamu membuat Atletico tak bisa mencetak gol balasan.

Hasil pertandingan lain, Granada menelan kekalahan 0-2 saat menjamu Malaga. Ini menambah catatan buruk pelatih Tony Adams karena mantan kapten Arsenal tersebut selalu kalah dalam tiga laga sejak debutnya.

Lebih miris lagi, dari semua kekalahan di bawah besutannya, Granada belum pernah mencetak gol dan sudah kebobolan tujuh kali serta membuat 28 tembakan. Ini menjadi sinyal masa Adams bakal selesai seiring berakhirnya musim 2016-17, yang hanya menyisakan empat pertandingan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.