Kompas.com - 21/04/2017, 15:17 WIB
Cristiano Ronaldo merayakan gol pertamanya ke gawang Bayern Muenchen pada pertandingan perempat final kedua Liga Champions antara Real Madrid dan Bayern Muenchen di Stadion Santiago Bernabeu, Rabu (18/4/2017). AFP/CURTO DE LA TORRECristiano Ronaldo merayakan gol pertamanya ke gawang Bayern Muenchen pada pertandingan perempat final kedua Liga Champions antara Real Madrid dan Bayern Muenchen di Stadion Santiago Bernabeu, Rabu (18/4/2017).
EditorAloysius Gonsaga AE

KOMPAS.com - Legenda timnas Kolombia, Faustino Asprilla, mengklarifikasi kicauannya di media sosial yang ditujukan kepada Real Madrid.

Asprilla mengunggah tweet bermuatan kebencian setelah Real Madrid memastikan kemenangan 4-2 atas Bayern Muenchen pada leg kedua perempat final Liga Champions 2016-2017, Selasa (18/7/2017).

"Tidak lagi. Tak ada lagi perampokan oleh Real Madrid. Offside dan kartu merah. Tidak ada lagi perampokan, tim pencuri," demikian bunyi cuitan Asprilla.

Kicauan pria berumur 47 tahun itu mengacu pada gol kedua dan ketiga Real Madrid yang berbau offside serta kartu merah untuk gelandang Bayern, Arturo Vidal.

Baca juga:

Hasil Liga Champions: Ronaldo 3 Gol, Real Madrid Sisihkan Bayern

Vidal Kartu Merah, Real Madrid Vs Bayern Lalui Perpanjangan Waktu

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Gol Lewandowski Berarti Petaka buat Real Madrid

Tak mau mendapat cap buruk, Asprilla lantas angkat bicara. Pemilik 57 caps bersama Kolombia itu mengklaim akun Twitter miliknya telah dibajak.

Asprilla juga berseloroh dengan menyebut bek FC Barcelona, Gerard Pique, sebagai dalang di balik pembajakan tersebut.

"Sayang sekali tentang Madrid. Akun saya dibajak dan sesuatu negatif tentang mereka pun muncul. Saya pikir pelakunya adalah Gerard Pique," kata Asprilla di Twitter.

 

Pique memang gemar menyerang Madrid lewat Twitter. Contoh teranyar, ia menulis tiga tanda titik seusai Cristiano Ronaldo mencetak gol kedua Madrid pada menit ke-104.

Sang palang pintu seolah heran melihat wasit Viktor Kassai mengesahkan gol CR7 yang berbau offside. Gol ketiga El Real, juga lahir dari kaki Ronaldo, pun mengandung unsur serupa.

Terlepas dari dua gol kontroversial tersebut, El Real berhasil meloloskan diri ke semifinal dengan agregat 6-3.



Sumber JUARA
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X