Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 20/04/2017, 08:05 WIB
EditorEris Eka Jaya

KOMPAS.com - Pelatih Borussia Dortmund, Thomas Tuchel, menilai timnya sulit mengimbangi permainan AS Monaco saat bertemu pada laga leg kedua perempat final Liga Champions di Stade Louis II, Rabu (19/4/2017) waktu setempat.

Dortmund kalah 1-3 pada laga tersebut. Tiga gol yang dicetak tim tuan rumah di laga penentuan masing-masing dikemas Kylian Mbappe (3'), Radamel Falcao (17'), dan Valere Germain (81').

Satu gol balasan Dortmund diciptakan Marco Reus (48'). Alhasil, Dortmund tersisih dengan agregat 3-6 karena mereka juga sudah kalah 2-3 pada leg pertama.

Menurut Tuchel, timnya memulai laga dengan baik, tetapi mental jatuh saat kebobolan untuk pertama kali.

"Awalnya kami punya satu-dua peluang bagus saat menemukan ruang di daerah pertahanan lawan. Namun, kami kebobolan dan gol pertama Mbappe membuat kami sedikit kehilangan kepercayaan diri," kata Tuchel, usai dikutip dari situs UEFA.

"Pada akhirnya, Dortmund membuat banyak kesalahan saat mengoper dan menempatkan diri," tuturnya.

Dortmund baru bangkit pada babak kedua dengan gol Reus pada menit ke-48. Tetap saja, gol tersebut jadi "mentah" karena Valere Germain menambah keunggulan tim tamu setengah jam kemudian.

"Kami bangkit pada babak kedua dan berusaha lebih keras. Sayang sekali, para pemain tidak bisa membuat gol lebih banyak. Dortmund tampil bagus di Liga Champions, tetapi tidak hari ini. Penampilan kami di bawah standar," kata Tuchel.

Kekalahan ini seperti memperpanjang catatan miring Dortmund saat bermain di Perancis. Sebelum dikalahkan Mbappe dkk, Dortmund tujuh kali bertandang ke markas klub Liga Perancis.

Hasilnya, mereka tiga kali menang, sekali seri, dan tiga kali kalah. Die Borussen juga hanya bisa menggelontorkan 10 gol dan kebobolan 15 kali. (Lariza Oky Adisty) 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber JUARA


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+