Soal Kitas Essien, Persib Telah Tempuh Prosedur, Terganjal di BOPI

Kompas.com - 19/04/2017, 12:35 WIB
Pemain baru Persib, Michael Essien, berpose ?di depan wartawan sebelum perayaan ulang tahun Persib ke-84 di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Selasa (14/3/2017). Fifi Nofita/ Juara.netPemain baru Persib, Michael Essien, berpose ?di depan wartawan sebelum perayaan ulang tahun Persib ke-84 di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Selasa (14/3/2017).
EditorEris Eka Jaya

KOMPAS.com - Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) sudah berupaya mendapatkan Kartu Izin Tinggal Sementara (Kitas) dan Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA) bagi dua pemain asingnya, Michael Essien dan Carlton Cole.

Menurut Sekretaris Persib, Yudiyana, pihaknya sudah menempuh beberapa prosedur untuk mendapatkan legalitas untuk kedua pemain yang sempat memperkuat Chelsea itu.

"Sebenarnya, kami mau mengajukan ke Kementerian Tenaga Kerja, cuma harus ada rekomendasi dari PSSI. Hal itu sudah kami tempuh dan sudah keluar dari PSSI," kata Yudiana kepada wartawan, Selasa (18/4/2017).

Selain ke PSSI, manajemen Persib juga sudah mengajukan surat rekomendasi ke Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) untuk syarat melanjutkan proses mendapatkan IMTA ke Kementerian Tenaga Kerja dan Kantor Imigrasi.

"Setelah itu, Persib menindaklanjuti ke BOPI untuk minta rekomendasi dan sampai saat ini BOPI belum keluarkan. Semua ada di Ketua Umum dan tim verifikasi. Jadi, kami mau melangkah bagaimana kalau rekomendasi itu belum keluar," ucapnya.

"Suratnya ada lagi di Ketum dan tim verifikasi. Soal persyaratan, semuanya sudah kami tempuh. Kami sudah meminta rekomendasi itu sejak kompetisi belum digelar pada 15 April," ucapnya.

Yudi menuturkan, masalah Kitas ini tidak hanya dialami oleh Persib, tetapi hampir semua klub peserta kompetisi Liga 1 mengalami hal serupa.

Baca juga: 25 Pemain Asing Tak Punya Kitas

Karena itu, menurut dia, jika ada larangan, bukan hanya Essien dan Cole yang tidak bisa tampil di kompetisi kasta tertinggi sepak bola nasional itu.

Manajemen Persib sebelum memutuskan menurunkan Essien dan Cole sudah menjalin komunikasi dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai oprator Liga 1.

"Kalau soal dimainkan atau tidak, kami mengacu kepada PT LIB yang mengesahkan pemain. Kan kami mengacu ke sana. PT LIB yang meloloskan. Lalu, bagaimana kelanjutannya karena kami melaporkan ke PT LIB," kata Yudi.

Sekali lagi, Yudi menegaskan, situasi yang dialami Essien dan Cole bukan hanya terjadi pada Persib. Jadi, dia akan mengajukan protes bila nanti kedua pemainnya tak dibolehkan turun bermain bila tim yang juga memiliki pemain baru tidak diberlakukan aturan serupa. 

"Tentu kami akan protes karena tim lain juga punya pemain baru, seperti Madura. Kalau mau, ya semuanya jangan dimainkan," ucapnya. (Fifi Nofita)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber JUARA
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Hal Menarik dari Laga Manchester United Vs Tottenham

5 Hal Menarik dari Laga Manchester United Vs Tottenham

Liga Inggris
Arsenal Vs Brighton, Freddie Ljungberg Fokus pada Transisi Pertahanan

Arsenal Vs Brighton, Freddie Ljungberg Fokus pada Transisi Pertahanan

Liga Inggris
Tenis SEA Games 2019, Aldila Sutjiadi Tempuh Dua Final

Tenis SEA Games 2019, Aldila Sutjiadi Tempuh Dua Final

Olahraga
Timnas U23 Indonesia Vs Laos, Andy Setyo Sebut Motivasi Pemain Bukan soal Uang

Timnas U23 Indonesia Vs Laos, Andy Setyo Sebut Motivasi Pemain Bukan soal Uang

Liga Indonesia
PSG Vs Nantes, Meski Menang, Tuchel Kecewa Penampilan Neymar dkk

PSG Vs Nantes, Meski Menang, Tuchel Kecewa Penampilan Neymar dkk

Liga Lain
Pertahanan Timnas U23 Indonesia Terbaik Selama Fase Grup SEA Games 2019

Pertahanan Timnas U23 Indonesia Terbaik Selama Fase Grup SEA Games 2019

Liga Indonesia
Timnas U23 Indonesia Ukir Rekor Gol Terbanyak di Pentas SEA Games 2019

Timnas U23 Indonesia Ukir Rekor Gol Terbanyak di Pentas SEA Games 2019

Liga Indonesia
Indonesia Vs Inter Milan, Beckham dkk Gagal Juara U-20 International Cup 2019

Indonesia Vs Inter Milan, Beckham dkk Gagal Juara U-20 International Cup 2019

Liga Indonesia
Timnas U23 Indonesia Vs Myanmar, Rapor Bagus pada Pertemuan Terakhir

Timnas U23 Indonesia Vs Myanmar, Rapor Bagus pada Pertemuan Terakhir

Liga Indonesia
Olahraga bagi Penyandang Disabilitas, Lokasi yang Ramah hingga Program Latihan Khusus

Olahraga bagi Penyandang Disabilitas, Lokasi yang Ramah hingga Program Latihan Khusus

Olahraga
Empat Cabor Sumbang Medali Emas Indonesia Jadi 27 Keping

Empat Cabor Sumbang Medali Emas Indonesia Jadi 27 Keping

Olahraga
Laga Semifinal SEA Games Jeda 1 Hari, Timnas U23 Langsung Fokus Recovery

Laga Semifinal SEA Games Jeda 1 Hari, Timnas U23 Langsung Fokus Recovery

Liga Indonesia
Timnas U23 Vs Laos, Indra Sjafri Ungkap Salah Satu Persiapan Penting untuk Semifinal

Timnas U23 Vs Laos, Indra Sjafri Ungkap Salah Satu Persiapan Penting untuk Semifinal

Liga Indonesia
Penyerang Timnas U23 Indonesia Puncaki Daftar Top Skor SEA Games 2019

Penyerang Timnas U23 Indonesia Puncaki Daftar Top Skor SEA Games 2019

Liga Indonesia
PSSI Tetap Pantau Liga 1

PSSI Tetap Pantau Liga 1

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X