Kompas.com - 19/04/2017, 06:42 WIB
Andres Iniesta membela Barcelona melawan Sampdoria pada ajang Joan Gamper di Stadion Camp Nou, 10 Agustus 2016. JOSEP LAGO/AFPAndres Iniesta membela Barcelona melawan Sampdoria pada ajang Joan Gamper di Stadion Camp Nou, 10 Agustus 2016.
EditorAloysius Gonsaga AE

KOMPAS.com - Andres Iniesta menegaskan bahwa Barcelona hanya memiliki satu pendekatan saat menjamu Juventus di Camp Nou, Rabu (19/4/2017). Sang kapten mengatakan Barca harus bermain menyerang sejak peluit kick-off berbunyi.

Memang, Barca tak memiliki pilihan ketika melakoni leg kedua babak perempat final Liga Champions. Hanya kemenangan besar dengan keunggulan lebih dari tiga gol yang membuat The Catalans bisa melangkah ke semifinal Liga Champions.

Adalah kekalahan 0-3 di markas Juventus, Selasa (11/4), yang membuat Barca berada di ujung tanduk. Karena itu, bermain agresif menjadi satu-satunya pendekatan sehingga mereka bisa menggelontorkan banyak gol ke gawang Si Nyonya Besar.

Baca Juga:

Striker Barcelona Anggap Remeh Juventus

Taklukkan Sociedad, Barcelona Punya "Modal" Hadapi Juventus dan Madrid

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ter Stegen: Barcelona Kalah, Malam yang Menyakitkan di Juventus

"Kami tidak bisa menggunakan pendekatan lain selain menyerang. Kami harus menyerang, menciptakan peluang sebanyak mungkin, kemudian marilah kita lihat apa yang Juventus lakukan atau yang tidak dilakukan," ujar Iniesta kepada wartawan dalam jumpa pers pra-pertandingan.

"Apakah mereka bertahan atau berusaha menekan, pendekatan kami tidak berubah karena situasi mengharuskan demikian. Kami tidak bisa memikirkan tentang bermain santai, kami harus berusaha mencetak banyak gol dan membatasi peluang lawan kami."

"Memang benar bahwa semua itu tergantung bagaimana jalannya pertandingan karena akan ada saat di mana kami perlu menyerang dengan cepat atau lebih sabar tetapi lebih menguasai bola. Tetapi sudah sangat jelas bahwa gaya sepak bola yang akan kami mainkan seperti itu. Kami akan berusaha melakukannya sejak kick-off."

Pengalaman melawan Paris Saint-Germain pada babak 16 besar bisa menjadi rujukan. Situasi kala itu tak jauh berbeda, bahkan lebih buruk dari saat ini.

Ketika bermain di kandang PSG, Barca kalah 0-4. Tetapi saat menjadi tuan rumah, Blaugrana mengamuk dan meraih kemenangan 6-1 sehingga berhak ke perempat final untuk berjumpa Juventus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.