Kompas.com - 19/04/2017, 03:35 WIB
Bek Real Madrid, Diego Godin, memenangi duel perebutan bola dengan striker Leicester City, Jamie Vardy, pada pertandingan perempat final Liga Champions di Stadion King Power, Rabu (18/4/2017). AFP/MIGUEL RIOPABek Real Madrid, Diego Godin, memenangi duel perebutan bola dengan striker Leicester City, Jamie Vardy, pada pertandingan perempat final Liga Champions di Stadion King Power, Rabu (18/4/2017).
EditorJalu Wisnu Wirajati

LEICESTER, KOMPAS.com - Dongeng Leicester City di Liga Champions berhenti di perempat final seusai disingkirkan finalis tahun lalu, Atletico Madrid.

Leicester City tersingkir setelah hanya bermain imbang 1-1 saat menjamu Atletico Madrid pada perempat final kedua Liga Champions di Stadion King Power, Rabu (18/4/2017) atau Kamis dini hari WIB.

Gol Jamie Vardy pada menit ke-61 yang menyamakan kedudukan setelah Atletico sempat memimpin via gol Saul Niguez pada menit ke-26, tak cukup meloloskan Leicester ke semifinal. Juara Premier League musim lalu itu tersisih dengan agregat 1-2.

Berdasarkan catatan UEFA, Leicester sebenarnya sedikit lebih mendominasi. Mereka memimpin penguasaan bola hingga 52 persen. Dari segi peluang, klub berjulukan The Foxes ini memiliki 13, sedangkan Atletico mempunyai lima kesempatan. 
 
 
Akan tetapi, justru kubu tamu yang terlebih dahulu unggul pada menit ke-26. Berawal dari umpan silang Filipe Luis, Saul dengan mantap menanduk bola dan tidak dapat dijangkau kiper Leicester, Kasper Schmeichel. 
 
 
Tertinggal satu gol, Leicester meningkatkan intensitas penyerangan. Memasuki babak kedua, Leicester benar-benar mengurung pertahanan Atletico.
 
Gol yang ditunggu-tunggu publik tuan rumah akhirnya muncul pada menit ke-61. Memanfaatkan kemelut di depan gawang Atletico, Vardy langsung menghujamkan sepakan terukur.
 
 
Serangan spartan Leicester pun terus mengalir. Bahkan, dalam 30 menit tersebut Atletico dipaksa melakukan 18 sapuan, sedangkan Leicester yang sangat jarang mendapatkan ancaman cuma satu kali mesti menyapu bola dari wilayah pertahanannya.
 
Kendati terus menggempur, Leicester tidak mampu lagi menambah gol. Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Atletico pun melangkah ke semifinal dengan keunggulan agregat 2-1.
 
Atletico sukses mencapai semifinal Liga Champions tiga kali dalam empat musim terakhir!
 
Leicester City 1-1 Atletico Madrid (Jamie Vardy 61' ; Saul Niguez 26')
 
Leicester City (4-2-3-1): 1-Kasper Schmeichel; 28-Christian Fuchs, 17-Danny Simpson, 29-Yohan Benalouane (3-Benjamin Chilwell 46'), 5-Wes Morgan (13-Daniel Amartey 84'); 25-Wilfred Ndidi, 11-Marc Albrighton, 4-Danny Drinkwater, 20-Shinzi Okazaki (23-Leonardo Ulloa 46'), 26-Riyad Mahrez; 9-Jamie Vardy
Pelatih: Craig Shakespeare
 
Atletico Madrid (4-4-2): 13-Jan Oblak; 20-Juanfran (19-Lucas Hernandez 56'), 3-Filipe Luis (11-Angel Correa 74'), 2-Diego Godin, 15-Stefan Savic; 24-Jose Gimenez, 14-Gabi, 8-Saul Niguez, 6-Koke; 10-Yannick Carrasco (9-Fernando Torres 69'), 7-Antoine Griezmann
Pelatih: Diego Simeone
 
Wasit: Gianluca Rocchi (Italia)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Messi Bisa seperti Zidane, Kehilangan Ballon d’Or karena Kasari Lawan

Messi Bisa seperti Zidane, Kehilangan Ballon d’Or karena Kasari Lawan

Liga Lain
Sesal Merah Putih Tak Berkibar karena Sanksi WADA, Salut Indonesia Fokus Juara Piala Thomas

Sesal Merah Putih Tak Berkibar karena Sanksi WADA, Salut Indonesia Fokus Juara Piala Thomas

Badminton
Beri Sanksi yang Membuat Merah Putih Tak Bisa Berkibar di Piala Thomas, Apa Itu WADA?

Beri Sanksi yang Membuat Merah Putih Tak Bisa Berkibar di Piala Thomas, Apa Itu WADA?

Sports
Kalahkan Persija, Arema FC Patahkan 2 'Kutukan' Sekaligus

Kalahkan Persija, Arema FC Patahkan 2 "Kutukan" Sekaligus

Liga Indonesia
Juara Piala Thomas, Pencapaian Terbesar Jonatan Melebihi Asian Games

Juara Piala Thomas, Pencapaian Terbesar Jonatan Melebihi Asian Games

Badminton
Perjuangan Indonesia Berlanjut, Siap Tempur Denmark Open Usai Thomas-Uber

Perjuangan Indonesia Berlanjut, Siap Tempur Denmark Open Usai Thomas-Uber

Badminton
Agar Klub Tak Rugi dan Liga 1 Jalan Terus, Suporter PSS Diminta Tahan Diri

Agar Klub Tak Rugi dan Liga 1 Jalan Terus, Suporter PSS Diminta Tahan Diri

Liga Indonesia
'Kami Persembahkan Juara Piala Thomas untuk Seluruh Rakyat Indonesia...'

"Kami Persembahkan Juara Piala Thomas untuk Seluruh Rakyat Indonesia..."

Badminton
Indonesia Juara Piala Thomas: Terwujudnya Harapan Sang Kapten Hendra Setiawan

Indonesia Juara Piala Thomas: Terwujudnya Harapan Sang Kapten Hendra Setiawan

Sports
Teco Minta Maaf kepada Suporter Terkait Insiden Wawan dan Pacheco

Teco Minta Maaf kepada Suporter Terkait Insiden Wawan dan Pacheco

Liga Indonesia
Bekuk AS Roma, Juventus Asuhan Allegri Berkembang Jadi Mesin Pemenang 1-0

Bekuk AS Roma, Juventus Asuhan Allegri Berkembang Jadi Mesin Pemenang 1-0

Liga Italia
Indonesia Juara Piala Thomas 2020, Hendra Setiawan Kehabisan Kata-kata

Indonesia Juara Piala Thomas 2020, Hendra Setiawan Kehabisan Kata-kata

Badminton
Klasemen Liga Spanyol: Real Madrid Tergusur, Barcelona Dekati 5 Besar

Klasemen Liga Spanyol: Real Madrid Tergusur, Barcelona Dekati 5 Besar

Liga Spanyol
Klasemen Liga 1: Bhayangkara FC Tersandung, Persib-PSIS Mendekat

Klasemen Liga 1: Bhayangkara FC Tersandung, Persib-PSIS Mendekat

Liga Indonesia
Kata Jojo Usai Bawa Indonesia Juara Piala Thomas: Semua Layak Jadi Pahlawan!

Kata Jojo Usai Bawa Indonesia Juara Piala Thomas: Semua Layak Jadi Pahlawan!

Badminton
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.