Kompas.com - 17/04/2017, 08:41 WIB
Claudio Ranieri meraih penghargaan Pelatih Terbaik Dunia 2016 pada FIFA Gala di Zurich, Senin (9/1/2016). FABRICE COFFRINI/AFPClaudio Ranieri meraih penghargaan Pelatih Terbaik Dunia 2016 pada FIFA Gala di Zurich, Senin (9/1/2016).
EditorJalu Wisnu Wirajati

ROMA, KOMPAS.com - Claudio Ranieri mengaku yakin bahwa para pemain Leicester City tak berkhianat dan terlibat persekongkolan untuk melengserkan dirinya dari kursi manajer. 

Ranieri dipecat dari kursi manajer Leicester pada akhir Februari lalu atau sembilan bulan setelah mengantarkan timnya menjadi juara Premier League - kasta teratas Liga Inggris. 

Sejak Ranieri lengser, performa Leicester di bawah kendali Craig Shakespeare membaik dengan meraih kemenangan beruntun. 

Hal ini menimbulkan dugaan bahwa Jamie Vardy dkk “terlibat” dalam pemecatan Ranieri. Hanya, dia tak sependapat dengan dugaan miring tersebut. 

“Saya yakin 100 persen. Saya tak pernah bermasalah dengan para pemain, sekalipun mereka telah menerima gaji berkali-kali lipat seusai menciptakan dongeng dengan meraih gelar juara,” ujar Ranieri kepada La Gazzetta dello Sport. 

“Shakespeare juga bersikap fair kepada saya. Dia merupakan pribadi yang baik,” tutur pelatih berkebangsaan Italia tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Drama (William) Shakespeare di Leicester City

Ranieri juga mengaku kondisi internal klub di Leicester City juga buruk. Hanya, pelatih berusia 65 tahun itu tak mau ambil pusing atau cemburu dengan keadaan saat ini, ketika Leicester menjauh dari zona degradasi dan masih berlaga di Liga Champions. 

“Pada pertandingan babak 16 besar pertama melawan Sevilla, saya melihat bahwa penampilan buruk kami sudah menjadi masa lalu. Enam kemenangan beruntun setelah itu membuktikannya,” ujar Ranieri yang dipecat satu hari setelah kekalahan dari Sevilla. 

“Sekali lagi, Leicester melangkah ke perempat final Liga Champions tak lepas dari andil saya. Karena itu, saya tak percaya ada pemain yang menginginkan saya pergi,” tutur mantan manajer Chelsea itu. 

Saat ini, Ranieri berstatus bebas tanpa kontrak. Dia mengaku sudah menerima tawaran dari sejumlah klub, termasuk tim nasional. Hanya, dia butuh waktu untuk menimbang-nimbang sebelum mengambil keputusan. 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.