Bayern Muenchen Vs Real Madrid, "Lampu Kuning" di Lini Pertahanan

Kompas.com - 12/04/2017, 15:00 WIB
Dari kiri ke kanan: Bek  Bayern Muenchen Javi Martinez, bek David Alaba, gelandang Douglas Costa, striker Robert Lewandowski dan gelandang Arturo Vidal melakukan selebrasi setelah Lewandowski mencetak gol pertama ke gawang Eintracht Frankfurt dalam pertandingan Bundesliga di Allianz Arena, Sabtu (11/3/2017). CHRISTOF STACHEDari kiri ke kanan: Bek Bayern Muenchen Javi Martinez, bek David Alaba, gelandang Douglas Costa, striker Robert Lewandowski dan gelandang Arturo Vidal melakukan selebrasi setelah Lewandowski mencetak gol pertama ke gawang Eintracht Frankfurt dalam pertandingan Bundesliga di Allianz Arena, Sabtu (11/3/2017).
EditorEris Eka Jaya

KOMPAS.com - "Bikin Sergio Ramos mendapat kartu kuning dan hancurkan mereka!" Pesan dan harapan tersebut tidak hanya muncul sekali di forum untuk para suporter Bayern Muenchen

Kenapa harus Ramos yang mendapat kartu kuning dalam duel leg I babak perempat final Liga Champions antara Muenchen dan Real Madrid di Fusball Arena pada Rabu (12/4/2017)? Ramos adalah pilar pertahanan Madrid.

Bek tengah Los Blancos ini sering melakukan penyelamatan di lini pertahanan dan juga mencetak gol-gol penentu melalui sundulan dari situasi bola mati. Ramos sudah mengantongi dua kartu kuning pada Liga Champions musim ini.

Artinya, kartu kuning dalam duel di Fusball Arena akan membuat sang kapten absen pada partai leg II Selasa depan.

"Saya berharap Carlo (Ancelotti) akan meminta Arturo (Vidal) atau Franck (Ribery) untuk memprovokasi Ramos. Mereka bagus dalam memainkan permainan kotor. Akan lebih mudah buat kami pada pertemuan kedua jika Ramos absen," tulis fans dengan nama sandi Fcbartek.

Pada Rabu ini, saat ada Ramos, "lampu kuning" sudah menyala di lini pertahanan Madrid. Setelah Raphael Varane cedera hamstring, Pepe dipastikan absen dalam dua duel kontra jagoan Jerman itu karena cedera patah tulang rusuk.

AFP/ALBERTO PIZZOLI Gaya Sergio Ramos seusai mencetak gol bagi Real Madrid pada pertandingan Liga Champions kontra Napoli di Stadion San Paolo, Selasa (7/3/2017).
Pelatih Zinedine Zidane hanya memiliki Ramos dan Nacho sebagai pilihan utama di jantung pertahanan tim.

Bukan kondisi ideal untuk menghadapi tim yang musim ini mencetak 48 gol dalam 11 partai kandang Bundesliga dan 15 gol dalam empat partai Liga Champions di Fusball Arena.

Namun, Madrid sudah terbiasa dengan kondisi demikian. Menghadapi lawan yang begitu tajam, Los Blancos tidak akan menunggu di pertahanan. Bukan seperti itu ciri tim juara seperti pasukan Zinedine Zidane. Muenchen dan Madrid akan sama-sama agresif.

Tim yang akan sukses adalah tim yang paling baik dalam menjalankan transisi dari bertahan ke menyerang dan sebaliknya.

Halaman:


Sumber JUARA
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X