Pertautan Nomor 14 di Bayern Muenchen dan Real Madrid

Kompas.com - 12/04/2017, 09:04 WIB
Casemiro menyambut bola saat Real Madrid melawan Atletico Madrid pada partai lanjutan La Liga - kasta teratas Liga Spanyol - di Stadion Santiago Bernabeu, 6 April 2017. CURTO DE LA TORRE/AFPCasemiro menyambut bola saat Real Madrid melawan Atletico Madrid pada partai lanjutan La Liga - kasta teratas Liga Spanyol - di Stadion Santiago Bernabeu, 6 April 2017.
|
EditorAloysius Gonsaga AE

KOMPAS.com - Xabi Alonso dan Casemiro bakal terlibat duel lini tengah saat Bayern Muenchen melawan Real Madrid pada partai pertama perempat final Liga Champions di Allianz Arena, Rabu (11/4/2017).

Menariknya, dua pemain yang sama-sama mengenakan kostum bernomor 14 itu, tidak merasa asing satu sama lain. Mereka sempat bekerja sama di Real Madrid dari 2012 hingga 2014.

Dalam kurun tersebut, Casemiro tergolong "hijau" karena baru promosi dari Real Madrid Casilla. Dia cuma berperan sebagai pemain pelapis.

Sebaliknya, Alonso menjadi sosok tidak tergantikan di lini tengah Los Blancos, julukan klub. Eks gelandang Liverpool itu sekaligus berperan sebagai guru untuk pemain muda, khususnya Casemiro yang memiliki kesamaan posisi.

"Saya belajar banyak dari Alonso. Dia juga selalu memberikan respek dan pelajaran berharga selama kami bersama. Jadi, saya berharap agar dia selalu beruntung, kecuali melawan Madrid kali ini," tutur Casemiro.

Baca: Cerita Yussa Nugraha, dari Pesan Indra Sjafri hingga Foto Lilipaly

Setelah Alonso memutuskan hengkang pada 2014, Casemiro pun mengambil alih seragam bernomor 14 sang senior. Bersama Bayern Muenchen, Alonso juga mengenakan nomor serupa.

Tidak cuma nomor punggung, Casemiro juga menjadi sosok penerus Alonso dengan tampil reguler di lini tengah. Dia tercatat mendapatkan jatah tampil 2.439 menit pada musim 2016-2017.

Melihat perkembangan pemain yang pernah dididiknya, Alonso pun merasa terkesan.

"Kostum Madrid bernomor 14 berada di tangan yang tepat. Casemiro telah menjadi pemain fundamental buat pelatih Zinedine Zidane, itu tidak mudah. Dia akan melakukan hal serupa bersama Brasil," ujar Alonso.

Duel guru dan murid di Allianz Arena tidak cuma melepaskan kedua pemain bernomor 14, tetapi juga pelatih masing-masing tim.

Zidane sempat menjadi asisten Carlo Ancelotti di Madrid pada 2013-2014. Kombinasi keduanya membuahkan gelar ke-10 Liga Champions buat Los Blancos.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X