Lapangan di Stadion GBLA Belum Ideal untuk Digunakan

Kompas.com - 07/04/2017, 13:00 WIB
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat berpidato dihadapan suporter Persib di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (18/6/2016) Kontributor Bandung, Dendi RamdhaniWali Kota Bandung Ridwan Kamil saat berpidato dihadapan suporter Persib di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (18/6/2016)
|
EditorEris Eka Jaya

BANDUNG, KOMPAS.com - Tim Persib Bandung mengeluhkan kondisi rumput di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) yang dinilai tak ideal untuk menggelar pertandingan.

Terkait hal itu, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengaku masih belum mengetahui pasti bagaimana kondisi terbaru lapangan GBLA.

Namun, jika pun ada kekurangan, seharusnya persoalan itu menjadi tanggung jawab PB PON.

"Saya mau cek dulu. Karena begini, itu yang namanya rumput tanggung jawab dari Ketua PB PON, kan dulu dipakai pembukaan PON dengan janjinya akan dikembalikan seperti semula," ujar Emil, sapaan akrabnya, Jumat (7/4/2017).

Tribun Jabar/Deni Denaswara Stadion Gelora Bandung Lautan Api

Dia pun tak begitu mengerti mengapa kondisi lapangan GBLA belum ideal. Padahal, PB PON telah menjanjikan akan mengembalikan kondisi rumput seperti semula.

"GBLA memang untuk Persib sedang lelang pengelolaan. Jadi, untuk GBLA, tanyakan kepada yang meminjam, menjanjikan, dan mengganti mengapa pergantiannya tidak seperti kayak dulu lagi," ucapnya.

Persib Bandung dijadwalkan akan menghelat laga perdana Liga 1 Indonesia kontra Arema FC pada 15 April 2017 mendatang.

Dengan kondisi lapangan GBLA yang tak ideal, besar kemungkinan Persib kembali menggunakan Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, sebagai homebase

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X