Kompas.com - 06/04/2017, 06:36 WIB
Pemain belakang Manchester City, Vincent Kompany, menanduk bola saat timnya melawan Chelsea pada partai lanjutan Premier League - kasta teratas Liga Inggris - di Stadion Stamford Bridge, Rabu (5/4/2017). ADRIAN DENNIS/AFPPemain belakang Manchester City, Vincent Kompany, menanduk bola saat timnya melawan Chelsea pada partai lanjutan Premier League - kasta teratas Liga Inggris - di Stadion Stamford Bridge, Rabu (5/4/2017).
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

KOMPAS.com - Vincent Kompany sempat berkelakar menyikapi kekalahan Manchester City dari Chelsea pada partai lanjutan Premier League - kasta teratas Liga Inggris - di Stadion Stamford Bridge, Rabu (5/4/2017).

Laga itu berakhir dengan skor 2-1. Dwigol tim beralias The Blues diciptakan Eden Hazard pada menit ke-10 dan ke-35. Man City cuma membalas lewat aksi Sergio Aguero.

Ada keterlibatan Kompany dalam lesakan pembuka Hazard. Pemain belakang asal Belgia itu coba menghalau bola tembakan kompatriotnya di kubu rival dengan kepala.

Usaha Kompany gagal. Bola malah berbelok arah dan mengecoh penjaga gawang Wilfredo Caballero karena menyentuh kepalanya.

"Kalau saya memiliki rambut sedikit lebih panjang, gol itu mungkin tidak terjadi," tutur kapten Manchester City yang berkepala plontos itu.

Baca: Gol Tandukan Ronaldo seperti "Slam Dunk"

Adapun secara keseluruhan, Kompany melihat betapa efektifnya permainan sang lawan. Hal itu dikonfirmasi pula oleh catatan Premier League.

Tim berjulukan The Blues cuma menguasai 39,8 persen laga dan melepaskan empat tembakan tepat sasaran dari sepuluh usaha.

Sebaliknya, Man City menorehkan catatan mubazir berupa enam tendangan ke arah gawang dari 15 percobaan.

"Mereka tidak membutuhkan banyak peluang. Saya tidak bisa mengatakan kecewa terhadap performa. Namun, saya merasakan hal itu karena kami gagal menang," ucap Kompany.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil FP3 MotoGP Emilia Romagna: Zarco Berjaya Lagi, Marquez 5 Besar

Hasil FP3 MotoGP Emilia Romagna: Zarco Berjaya Lagi, Marquez 5 Besar

Motogp
Man United Vs Livepool - 3 Pemain The Reds yang Bisa Jadi Pembeda, Mo Salah Menuju Rekor

Man United Vs Livepool - 3 Pemain The Reds yang Bisa Jadi Pembeda, Mo Salah Menuju Rekor

Liga Inggris
Barcelona Vs Madrid: Ancelotti Terkurung Magis Camp Nou, Adakah Peluang Bebas?

Barcelona Vs Madrid: Ancelotti Terkurung Magis Camp Nou, Adakah Peluang Bebas?

Liga Spanyol
Belum Terkalahkan, Persib Dilarang Sombong

Belum Terkalahkan, Persib Dilarang Sombong

Liga Indonesia
Akhir Cerita Elkan Baggott dengan Timnas Indonesia

Akhir Cerita Elkan Baggott dengan Timnas Indonesia

Sports
Man United Vs Liverpool, Jangan Heran kalau The Reds Bisa Cetak 3 Gol!

Man United Vs Liverpool, Jangan Heran kalau The Reds Bisa Cetak 3 Gol!

Liga Inggris
Link Live Streaming Semifinal Denmark Open 2021: Praveen/Melati Beraksi Sore Ini

Link Live Streaming Semifinal Denmark Open 2021: Praveen/Melati Beraksi Sore Ini

Badminton
Jadwal Timnas U23 Indonesia Vs Australia, 2 Laga Penentu Menuju Piala Asia

Jadwal Timnas U23 Indonesia Vs Australia, 2 Laga Penentu Menuju Piala Asia

Liga Indonesia
Man United Vs Liverpool - Termasuk Ronaldo, Ini 3 Pemain Setan Merah yang Bisa Jadi Pembeda

Man United Vs Liverpool - Termasuk Ronaldo, Ini 3 Pemain Setan Merah yang Bisa Jadi Pembeda

Liga Inggris
Jika Disaksikan Penonton, Harga Tiket Liga 1 Mulai dari Rp 250 ribu hingga Rp 1,5 Juta

Jika Disaksikan Penonton, Harga Tiket Liga 1 Mulai dari Rp 250 ribu hingga Rp 1,5 Juta

Liga Indonesia
Update Ranking FIFA - Timnas Indonesia Naik 10 Peringkat

Update Ranking FIFA - Timnas Indonesia Naik 10 Peringkat

Liga Indonesia
Bek Persib Siap Belajar dari Kesalahan Usai Blunder Fatal di Laga Melawan PSS

Bek Persib Siap Belajar dari Kesalahan Usai Blunder Fatal di Laga Melawan PSS

Liga Indonesia
Marko Simic untuk Gol Persija: Ada yang Mudah, Kenapa Dibuat Susah?

Marko Simic untuk Gol Persija: Ada yang Mudah, Kenapa Dibuat Susah?

Sports
Alasan Timnas Basket Indonesia TC di Amerika Jelang FIBA World Cup 2023

Alasan Timnas Basket Indonesia TC di Amerika Jelang FIBA World Cup 2023

Sports
Rekor Praveen/Melati Vs Dechapol/Sapsiree: Tren Berubah, Final Denmark Open Masih Abu-abu

Rekor Praveen/Melati Vs Dechapol/Sapsiree: Tren Berubah, Final Denmark Open Masih Abu-abu

Badminton
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.