Soal Latihan Timnas di Spanyol, PSSI Akan Bicara dengan Luis Milla

Kompas.com - 05/04/2017, 17:31 WIB
Direktur anyar Persija, Gede Widiade (tengah) bersama pelatih Stefano Cugura (kiri), Presiden klub Ferry Paulus (dua dari kanan), kiper Andritany Ardhiyasa (kanan), dan Bambang Pamungkas pada jumpa pers di Mall Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (14/3/2017). Dok. JacatraDirektur anyar Persija, Gede Widiade (tengah) bersama pelatih Stefano Cugura (kiri), Presiden klub Ferry Paulus (dua dari kanan), kiper Andritany Ardhiyasa (kanan), dan Bambang Pamungkas pada jumpa pers di Mall Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (14/3/2017).
|
EditorEris Eka Jaya

BEKASI, KOMPAS.com - Ketua Departemen Tim Nasional, Gede Widiade, mengaku akan membicarakan dengan Luis Milla terkait rencana pemusatan latihan timnas U-22 di Spanyol.

Awalnya, Evan Dimas dan kawan-kawan akan mengikuti pelatnas di Spanyol mulai 15 April 2017. Direncanakan, mereka akan menetap di Spanyol hingga pergelaran Islamic Solidarity Games (ISG) 2017. Turnamen ini digelar di Baku, Azerbaijan, pada 8-22 Mei 2017.

Akan tetapi, keberangkatan timnas U-22 ke Spanyol dikabarkan bakal mengalami perubahan mengingat Indonesia tidak terdaftar di ISG.

"Schedule tetap kita sesuaikan. Nanti, kami akan bicarakan dengan Luis Milla yang punya kewenangan. Saya hanya memperhatikan, menyetujui, apabila sesuai dengan program dan target yang kita berikan," kata Gede kepada wartawan di Stadion Patriot, Kota Bekasi, Rabu (5/4/2017).

Terkait kepastian timnas U-22 tampil di ISG, Gede mengaku akan berkomunikasi dengan Komite Olimpiade Indonesia (KOI). PSSI, lanjut Gede, hanya bertugas menyiapkan tim.

Baca juga: Belum Ada Titik Terang soal Keikutsertaan Timnas U-22 di ISG

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Yang mengurus surat-surat bersifat ekstra di luar Republik Indonesia tugasnya KOI. Kalau dalam negeri, KONI. Makanya, saya menunggu kepastian dari KOI. Kalau tim kan sudah siap, makanya sekarang saya adu dengan Persija," tutur Gede.

Tidak terdaftarnya Indonesia diungkapkan Direktur Olahraga ISG 2017, Mark Honeybunn. Dia menjelaskan, dalam turnamen itu, ada delapan tim yang akan berlaga, yakni Azerbaijan, Turki, Arab Saudi, Kamerun, Maroko, Oman, Palestina, dan Aljazair.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.