Janji Ahmad Nur Hardianto Bobol Gawang Persija

Kompas.com - 04/04/2017, 16:32 WIB
Pemain timnas Indonesia, Nur Hardianto berebut bola dengan pemain timnas Myanmar, Win Min Htut saat pertandingan persahabatan Indonesia melawan Myanmar di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Selasa (21/3/2017). Indonesia kalah 1-3 melawan Myanmar. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOPemain timnas Indonesia, Nur Hardianto berebut bola dengan pemain timnas Myanmar, Win Min Htut saat pertandingan persahabatan Indonesia melawan Myanmar di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Selasa (21/3/2017). Indonesia kalah 1-3 melawan Myanmar.
|
EditorEris Eka Jaya


JAKARTA, KOMPAS.com - Penyerang tim nasional Indonesia U-22, Ahmad Nur Hardianto, berharap bisa kembali mencetak gol saat melawan Persija Jakarta pada pertandingan uji coba di Stadion Patriot, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (5/4/2017).

"Doakan saja saya supaya bisa cetak gol lagi," kata Dian, sapaan akrab Ahmad Nur, kepada Kompas.com, Selasa (4/4/2017).

Dian menandai debutnya bersama timnas dengan manis. Penyerang Persela Lamongan tersebut mencetak satu gol saat timnas takluk 1-3 dari Myanmar pada laga persahabatan di Stadion Pakansari, Cibinong, pada 21 Maret 2017.

Baca juga: Peringatan Indra Sjafri untuk 17 Pemain dari Luar Negeri

Dian mencetak gol dengan memanfaatkan umpan rekan seklubnya, Saddil Ramdani, yang menyisir di sisi kanan pertahanan Myanmar.

Pada laga itu, dia hanya bermain pada babak pertama karena digantikan oleh Ezra Walian. Selama babak kedua, gawang timnas kebobolan dua kali sehingga akhirnya takluk 1-3.

Demi kembali mencetak gol pada laga nanti, Dian mengaku sering berkomunikasi dengan rekan-rekannya agar memasok bola yang matang untuk dirinya.

"Saya minta bola yang saya mau seperti waktu gol kemarin. Saya siap memaksimalkan segala umpan, tergantung situasi permainan," tutur Dian.

Baca juga: Cerita Yoyo, Pelatih Asal Indonesia yang Latih Klub Liga China

Dian mengaku akan bekerja keras untuk memenuhi target tersebut. Terlebih lagi, Dian menilai Persija sebagai tim kuat dan sarat pengalaman.

Selain itu, dia juga mengaku ingin unjuk gigi di depan Bambang Pamungkas (Bepe) yang notabene legenda tim nasional dan Persija.

"Iya saya akan selalu berusaha memberikan yang terbaik. Mas Bepe adalah penyerang berpengalaman di Indonesia. Dia pemain yang sangat bagus, baik di dalam maupun di luar lapangan," kata Dian.

Dian merupakan pemain yang tak pernah dipoles di sekolah sepak bola (SSB) seperti kebanyakan pemain lain. Dia hanya mengasah kemampuannya secara otodidaktik.

Karier Dian menuju jenjang profesional dimulai pada 2013.

Bermodal bakat alami, dia mencoba peruntungan mengikuti seleksi tim Kabupaten Lamongan yang berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur. Saat itu, usianya masih 18 tahun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X