Kompas.com - 04/04/2017, 09:43 WIB
Trio pemain senior Semen Padang yang asli Papua untuk musim 2017, Vendry Mofu (kiri), Boas Atururi, dan Fandry Imbiri (kanan) di lapangan Indarung, Padang, Jumat (27/1/2017). Yosrizal/Juara.netTrio pemain senior Semen Padang yang asli Papua untuk musim 2017, Vendry Mofu (kiri), Boas Atururi, dan Fandry Imbiri (kanan) di lapangan Indarung, Padang, Jumat (27/1/2017).
EditorEris Eka Jaya

KOMPAS.com - Pemain dari Papua kembali menambah warna Semen Padang pada kompetisi Liga 1 yang akan bergulir pada 15 April 2017.

Setelah tiga seniornya, Vendry Mofu, Boas Atururi, dan Fandry Imbiri, muncul pemain muda, Fridolin Kristof Youku.

Secara teknis, mantan gelandang bertahan Semen Padang U-21 itu memenuhi "selera" tim pelatih skuad Kabau Sirah, julukan Semen Padang.

Pemain berusia 20 tahun ini tinggal mengurus legalitas formal administrasi dari manajemen Semen Padang.

Pelatih Nilmaizar pun akan segera merekomendasi kapten Persipura U-21 pada musim 2016 itu.

Kehadiran Frido, panggil Fridolin Kristof Youku, menutup posisi yang selama ini dinilai masih kurang. Pemain kelahiran Sentani, 10 Februari 1997, itu membuat Nilmaizar menghentikan rencana mencari gelandang lokal berkualitas.

"Dalam beberapa hari ini, Frido sudah ikut latihan bersama tim senior," kata asisten pelatih Semen Padang, Delvi Adri, kepada Juara.net.

"Pelatih Semen Padang U-21, Weliansyah, juga merekomendasikannya untuk dicoba bersama tim senior. Sampai hari ini, ia mampu menunjukkan penampilan bagus, meski baru berusia 20 tahun," tuturnya.

Pada uji coba melawan Payakumbuh Selection, pemain dengan tinggi 171 cm itu sudah dipasang Nilmaizar.

Pemain yang sempat berlatih di Malaysia bersama Frenz United selama tiga tahun itu segera membubuhkan tanda tangan kontrak.

Jika hal itu terjadi, dia jadi pemain keempat asal Papua yang bermain untuk Semen Padang musim ini.

Sebelumnya, Semen Padang sudah mempunyai Vendry Mofu, Boas Atururi, dan Fandry Imbiri.

"Ini merupakan generasi baru Papua yang merapat ke Semen Padang. Mudah-mudahan, dia mampu menjawab kebutuhan tim dan mampu menunjukkan kelasnya sebagai anak Papua yang bertalenta tinggi," ucap Nilmaizar. (Yosrizal)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber JUARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.