Jaring Animo Fans, Persegres Gelar "Goes to School"

Kompas.com - 01/04/2017, 20:31 WIB
Para pemain Persegres Gresik United saat menjawab pertanyaan dari siswa SMA Negeri 1 Manyar, dalam program Persegres Goes to School. HamzahPara pemain Persegres Gresik United saat menjawab pertanyaan dari siswa SMA Negeri 1 Manyar, dalam program Persegres Goes to School.
|
EditorAloysius Gonsaga AE

GRESIK, KOMPAS.com – Manajemen Persegres Gresik United melakukan persiapan jelang bergulirnya Liga 1. Tak hanya soal teknis, manajemen juga membidik sisi bisnis dalam menjaring animo fans.

Untuk itu, Persegres menggelar program "Goes to School". Mereka mengunjungi sekolah yang ada di Gresik guna mendekatkan pemain dengan para siswa.

Agenda ini sudah mulai dilakukan Persegres ketika mengunjungi SMA Negeri 1 Manyar di Jalan Kayu Raya Perum Pongangan Indah, Kecamatan Manyar, Gresik, Sabtu (1/4/2017).

“Sebenarnya ini baru program awal kami dalam menjaring lebih banyak fans, dalam mendukung perjalanan Persegres di kompetisi Liga 1 nantinya. Kalau memang bagus responnya, tentu akan kami lanjutkan di sekolah-sekolah lain,” ucap staf marketing tim Persegres Adha Hari Seno.

Hamzah Pemain Persegres Gresik United saat berbaur dengan para siswa SMA Negeri 1 Manyar, dalam program Persegres Goes to School.

“Awalnya kami sounding dulu di sosmed (sosial media) dan alhamdulillah mendapat respon bagus. Makanya kami gelar ini sebagai yang pertama. Bisa jadi melihat animo yang cukup antusias yang ditunjukkan oleh para siswa seperti sekarang, akan membuat kami melanjutkannya di sekolah-sekolah yang lain,” kata dia.

Hanya saja, manajemen Persegres belum bisa memutuskan sekolah mana yang bakal menjadi destinasi selanjutnya. Mereka masih akan melakukan rapat, termasuk dengan pihak sekolah yang bakal dikunjungi.

Sementara itu, pihak sekolah menyatakan senang dengan kegiatan Goes to School yang dilakukan oleh Persegres. Selain membuat para siswa terhibur, juga bisa memacu para siswa untuk dapat berprestasi di bidang olahraga.

“Kini saya yakin anak-anak akan lebih mengenal dan mengetahui tentang Persegres, dan itu akan menumbuhkan kecintaan mereka dalam mendukung Persegres. Selain itu, mereka juga dapat belajar keteladanan dari para pemain Persegres, siapa tahu nantinya ada di antara mereka yang bakal mengikuti menjadi pemain sepakbola profesional,” ujar guru olahraga SMA Negeri 1 Manyar, Nur Rokhman.

Hamzah Para pemain Persegres Gresik United saat menghadiri program Persegres Goes to School di SMA Negeri 1 Manyar.

Terlebih dari lima pemain Persegres yang diajak dalam agenda ini, yakni Loudry Setiawan, Achmad Faris Ardiansyah, serta David Faristian, merupakan alumni SMA Negeri 1 Manyar. Sementara dua pemain lain yang turut berpartisipasi adalah, Patrick da Silva dan kiper muda Fitrul Dwi Rustapa.

“Senang rasanya bisa berkumpul dan berbagi pengalaman dengan adik-adik kelas di sini, sebab saya dulunya memang alumnus sini (SMA Negeri 1 Manyar). Saya alumnus 2007, Loudry tahun 2009, dan Alex (Achmad Faris Ardiansyah) alumni tahun 2011. Saya berharap, semoga suatu saat nanti ada penerus dari kami bertiga dari sini yang menjadi seorang pesepakbola,” tutur David Faristian.

Dengan adanya program Goes to School, manajemen Persegres berharap, makin banyak fans yang akan datang langsung menyaksikan pertandingan di stadion, guna mendukung perjuangan tim Laskar Joko Samudro bersaing di kompetisi Liga 1.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X