Kompas.com - 23/03/2017, 06:39 WIB
Pemain timnas Indonesia, Saddil Ramdani berebut bola dengan pemain timnas Myanmar, David Htan saat pertandingan persahabatan Indonesia melawan Myanmar di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Selasa (21/3/2017). Indonesia kalah 1-3 melawan Myanmar. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOPemain timnas Indonesia, Saddil Ramdani berebut bola dengan pemain timnas Myanmar, David Htan saat pertandingan persahabatan Indonesia melawan Myanmar di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Selasa (21/3/2017). Indonesia kalah 1-3 melawan Myanmar.
|
EditorAloysius Gonsaga AE

LAMONGAN, KOMPAS.comSaddil Ramdani tampil cukup impresif dalam debutnya bersama Timnas Indonesia U-22. Pemain Persela Lamongan ini memberikan assist bagi Ahmad Nur Hardianto untuk membobol gawang Myanmar pada menit ke-22.

Sayang, timnas tak mampu mempertahankan keunggulan. Dalam laga yang berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Senin (21/3/2017), timnas menyerah 1-3.

Meskipun demikian, Saddil bangga bisa tampil bagus dalam debutnya tersebut. Bahkan, dia juga mendapat pujian dari banyak pihak, termasuk pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri.

"Membela Timnas Indonesia itu kebanggaan. Jadi saya tidak bisa menolak, jika nantinya ditunjuk membela Timnas Indonesia U-19 juga. Saya ngikut saja. Apabila itu baik untuk saya dan tim, saya siap,” kata Saddil seperti dilansir di halaman resmi klub.

Pemain jebolan Aji Santoso Internasional Football Academy (ASIFA) tersebut juga mengaku cukup senang dipercaya Luis Milla menjadi starter, meski tidak bermain selama 90 menit. Pada menit ke-72 dia ditarik keluar dan digantikan oleh pemain Persipura Jayapura, Osvaldo Ardiles Haay.

“Saya merasa bangga dan senang. Soalnya baru pertama kali tampil bersama pemain yang usianya terpaut jauh dengan usia saya. Saya bersyukur sekali,” ucap dia.

Saddil, yang mendapat rating tertinggi 7 versi FourFourTwo dalam laga uji coba tersebut, memang tidak asing dalam memperkuat Timnas Indonesia. Sebelumnya, ia juga sempat menjadi bagian Timnas U-19 di bawah arahan Eduard Tjong pada ajang AFF 2016.

Kiprah Saddil maupun Nur Hardianto, yang sama-sama dari Persela Lamongan, di Timnas U-22, membuat sang pelatih Herry Kiswanto (Herkis) bangga dan senang. Ia pun optimistis, mereka berdua akan menjadi tulang punggung timnas pada masa yang akan datang.

“Semoga itu akan menjadi momentum bagi mereka berdua dalam menarik perhatian pelatih Luis Milla, sehingga mereka berdua akan menjadi bagian Timnas U-22 di SEA Games 2017 mendatang,” tutur Herkis.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.