Kompas.com - 20/03/2017, 13:00 WIB
Pemain potensial asal Pulau Adonara, Andong Tirtayasa Koten (kiri), bersama pelatih Perseftim, Abdul Syukur (kanan) serta Sipri Seko di Bandara El Tari, Kupang, Minggu (19/3/2017). Yan Daulaka/Juara.netPemain potensial asal Pulau Adonara, Andong Tirtayasa Koten (kiri), bersama pelatih Perseftim, Abdul Syukur (kanan) serta Sipri Seko di Bandara El Tari, Kupang, Minggu (19/3/2017).
|
EditorEris Eka Jaya

KUPANG, KOMPAS.com - Pelatih timnas U-19, Indra Sjafri, memanggil satu dari enam pemain asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang lolos seleksi untuk timnas Indonesia U-19 di Atambua.

Pemain itu adalah remaja berbakat dari Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timor.

Pada seleksi di Atambua, kota perbatasan Indonesia-Timor Leste, pada 11 Februari 2017, Indra Sjafri mengamati dengan saksama wakil dari NTT.

Kini, dari 35 nama yang dipanggil Indra itu, terselip nama putra daerah Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, yakni Endong Tirtayasa Koten. Remaja itu berusia 17 tahun, lahir pada 3 April 1999.

Dia menggantikan Jefry Bisay asal Papua, yang dikabarkan batal berangkat ke pemusatan latihan timnas U-19 sejak Minggu (19/3/2017).

Bisay lebih memilih fokus menghadapi ujian tengah semester (UTS) tingkat SMU yang dimulai pada 3 April 2017.

Endong, yang merupakan jebolan Bali United U-17, merasa senang dan bersyukur dipanggil Indra Sjafri.

Meski mendadak, siswa kelas III jurusan IPS di SMU Muhammadiyah Lamahala, Adonara, ini tetap memperlihatkan semangat yang tinggi.

"Terima kasih coach Indra telah memanggil saya. Semoga, saya bisa memenuhi keinginannya," ucap Endong sebelum bertolak ke Bandara Eltari Kupang, Minggu siang.

Dia meninggalkan kota asalnya dengan diantar sang ayah, Burham Muhammad, yang merupakan imam Masjid Al Iman Terong, Adonara, sampai bandara.

Lalu, ada juga pengantar lain, yakni pelatih Perseftim Flores Timur, Abdul Syukur, serta wartawan senior Pos Kupang, Sipri Seko.

Sebelum berangkat, Endong memohon doa dari keluarga besarnya di Adonara dan masyarakat NTT.

"Insya Allah, saya akan berjuang dan mengeluarkan semua kemampuan selama TC. Demi Merah Putih, apa pun saya lakukan yang terbaik," ujar putra bungsu dari empat bersaudara ini. (Yan Daulaka).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber JUARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.